Polres Pasuruan Olah TKP Kasus Pengerusakan SDN Jeladri I. Potongan Kayu dan Benner Diamankan

Reporter : Didik Nurhadi
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori saat melepas segel yang terpasang di gedung SDN Jeladri I

Pasuruan - beritaplus.id | Satreskrim Polres Pasuruan olah TKP kasus dugaan pengerusakan SDN Jeladri I Winongan untuk mengusut kasus tersebut. Dilokasi kejadian petugas mengamankan satu batang pohon bekas ditebang dan benner bertulisan larangan melakukan aktifitas apa pun.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengatakan, penyidik unit Tipikor Satreskrim Polres Pasuruan melakukan oleh TKP ke lokasi kejadian. "Ada beberapa barang bukti yang diamankan penyidik untuk mengusut kasus itu," ungkap Iptu Joko Suseno pada beritaplus.id, Kamis (6/3/2025).

Baca juga: DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Barang bukti yang diamankan, jelas dia, pohon bekas ditebang dan benner. Selanjutnya, penyidik melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait.

Baca juga: Anggota Satgas TMMD 130 Kodim 0814/Jombang Perkuat Komsos di Desa Klitih

"Masih terus kita dalam. Kita juga akan melakukan klarifikasi ke pihak-pihak bersangkutan," imbuhnya.

Baca juga: Dua Tahun Prabowo: Harapan Buruh, Janji Perlindungan, dan Pekerjaan Rumah!

Kasus dugaan pengerusakan SDN Jeladri I sempat viral media sosial. Sebuah pohon dihalaman sekolah sengaja ditebang oleh seseorang. Dinilai merusak lingkungan sekolah. Pengacara Pemkab Pasuruan, Suryono Pane mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke Polres Pasuruan. Pane sapaanya Suryono Pane tegaskan, lahan yang berdiri sebuah sekolah (SDN Jeladri I) masuk aset negara. Dan dipastikan tidak ada sengketa. (dik)

Editor : Ida Djumila

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru