Curhat Korban Banjir di Gempol Terima Bantuan Makanan Basi
Pasuruan, beritaplus.id | Tinggi curah hujan melanda Pasuruan awal bulan Februari 2026 memberikan dampak luar biasa. Pasalnya, hujan deras tersebut di beberapa titik mengalami kebanjiran serta melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Salah satunya, diwilayah Kecamatan Gempol. Sejumlah ruas jalan dan rumah warga mengalami kebanjiran.
"Tiga hari ini intensitas hujan sangat tinggi. Sejumlah wilayah di Gempol kebanjiran," ujar seorang warga asal Desa Gempol, Kecamatan setempat, Rabu (4/2/2026).
Dia mengaku saat banjir sangat sulit mencari makan dan sulit untuk melakukan mandi, cuci, kakus (MCK).
Diceritakan dia, banjir yang terjadi mulai Hari Selasa (3/2/2026) sore membuat beberapa wilayah mengalami kebanjiran. Air sungai meluap masuk ke rumahnya. Sontak, dia dan istrinya menyelamatkan barang-barang berharga ditaruh diatas lebih tinggi.
"Barang berharga kita selamatkan ke tempat lebih tinggi agar tidak kebanjiran," kata dia.
Selain rumahnya terendam banjir, ada beberapa rumah tetangga juga mengalami nasib serupa. Hujan yang deras dan angin kencang membuat warga ketakutan.
Selama banjir, ia mengaku kesulitan mencari makanan, air dan air bersih. Dia menyebut warga mendapat bantuan nasi bungkus. "Salah seorang warga ngomong ke saya mendapat bantuan nasi bungkus. Setelah dibuka akan dimakan eh ... nasinya basi," ujar dia.
"Kelihatanya nasi bungkus yang diberikan korban banjir di Desa Gempol seperti sisa program MBG," sambungnya.
Ia pun berharap kepada Pemkab Pasuruan melalui dinas terkait segera turun mengatasi banjir di wilayah Gempol. Serta memberikan bantuan makanan kepada warga yang menjadi korban banjir.
Sampai hari ini, air masih menggenangi di ruang jalan di wilayah Gempol. Bahkan, kantor balai Desa Bulusari, Kecamatan Gempol siang tadi mengalami kebanjiran yang berdampak pada pelayanan publik terganggu. Begitu pun di wilayah Desa Kejapanan air masih menggenang di jalan-jalan desa. Beberapa petugas dari BPBD Kabupaten Pasuruan dan relawan nampak siaga. (dik)
Editor : Redaksi