Ketua MADAS Sampang Tegas Bantah Isu Audiensi di Camplong: “Itu Fitnah yang Menyesatkan

Reporter : Redaksi

Sampang - beritaplus.id |  Beredar luasnya kabar mengenai dugaan audiensi anggota Madura Asli (MADAS) Sampang di salah satu POM kawasan Camplong akhirnya dibantah keras oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Sampang, Umar Faruk. Ia menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan merupakan kabar bohong yang sengaja digiring untuk menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Tidak ada kegiatan audiensi ataupun pertemuan di POM Camplong. Itu murni berita palsu yang disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab,” ujar Umar Faruk kepada Jatiminvestigasinews, Kamis (30/10/2025).

Baca juga: Forum Evaluasi RSMZ, Pemkab Sampang Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Ketua DPC MADAS tersebut menilai, penyebaran isu itu merupakan upaya provokatif yang dapat merusak kondusivitas daerah. Ia menduga, oknum penyebar kabar tersebut mencoba mengaitkan nama MADAS dengan kasus pembacokan yang sempat mencuat di wilayah Sampang beberapa waktu lalu.

“MADAS tidak ada hubungannya sama sekali dengan tindakan kriminal mana pun. Kami justru mendukung langkah kepolisian dalam mengusut tuntas kasus yang terjadi,” tegasnya.

Baca juga: Imam Saifudin Buka Zapo Competition 2026 SMPN 1 Ponorogo Waktunya Unjuk Bakat dan Prestasi

Faruk mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di ruang digital. Ia menekankan pentingnya memeriksa kebenaran sumber sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

“Jangan mudah termakan isu. Verifikasi dan klarifikasi itu penting agar kita tidak terjebak dalam arus provokasi,” imbuhnya.

Baca juga: Lek Sul Tinjau SDN 1 Bulusari usai Direhap  

KETUA MADAS Sampang menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada kegiatan sosial, advokasi keadilan, dan menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Sampang. Faruk menutup

keterangannya dengan pesan agar masyarakat senantiasa mengedepankan informasi resmi dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang tidak jelas asal-usulnya. (fen)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru