Oleh: Gledisa Aura Saputri
Mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas dan Puskesmas Pauh berkolaborasi dalam penyelenggaraan layanan kesehatan bagi warga Batu Busuak, Kota Padang. Kegiatan ini dilakukan pada Senin, 30 Desember 2025 yang berlokasi di Masjid Al Ikhlas Batu Busuak dan mendapat respon yang positif dari masyarakat setempat.
Pada kegiatan ini, warga mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari cek antropometri, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Tercatat dari layanan kesehatan tersebut ada sekitar 70 warga yang mengikuti pemeriksaan, sebagian besar masyarakat merupakan yang terdampak banjir bandang yang sebelumnya melanda wilayah Batu Busuak.
Layanan pemeriksaan kesehatan ini di laksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga pascabanjir. Setelah bencana, tidak sedikit masyarakat yang mengalami berbagai keluhan kesehatan seperti gatal-gatal pada kulit, diare, infeksi pernapasan, serta gangguan kesehatan lainnya yang muncul akibat kondisis lingkungan pascabanjir. Oleh karena itu , kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya.
Kegiatan ini juga diikuti dengan memberikan penjelasan singkat kepada warga mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta anjuran untuk melakukan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan hasil yang perlu ditindaklanjutin serta memberikan obat-obatan yang di perlukan oleh warga. Warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut diarahkan untuk melanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan yang tersedia.
Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga terdampak banjir bandang, kegiatan layanan kesehatan ini juga disertai dengan pembagian bingkisan dan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga menjadi dukungan moril dalam proses pemulihan pascabanjir.
Salah seorang warga Batu Bususak , Rizal (50), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan ini.
“ Setelah banjir kemarin, banyak warga yang mengeluh gatal-gatal dan badan terasa lemas. Dengan adanya pemeriksaan ini, kami jadi tahu kondisi kesehatan kami dan bisa langsung dapat obat”, ujarnya
Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Nurhayati (47). Ia menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warag lanjut usia.
“ Biasanya kami harus ke puskesmas dan jaraknya cukup jauh. Adanya pemeriksaan di sini sangat memudahkan kami, apalagi setelah banjir kondisi tubuuh memang gampang capek”, tuturnya
Kegiatan ini membantu Warga Batu busuak untuk mendapatkan akses layanan pemeriksaan kesehatan dengan mudah. Selain memudahkan akses pemeriksaan, kegiatan tersebut juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama setelah mengalami bencana.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan kesehatan warga terdampak banjir bandang serta memperkuat kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan rawan bencana melalui sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan msyarakat setempat. Mahasiswa berharap kehadiran mereka dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan bersama adalah hal penting, terutama setelah menghadapi bencana.
Sebagai wilayah yang tergolong rawan bencana, Batu Busuak membutuhkan perhatian berkelanjutan , tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga pada masa pemulihan pascabencana . Kegiatan layanan pemeriksaan kesehatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau dan tidak menimbulkan dampak jangka panjang.
Melalui pemeriksaan dan edukasi kesehatan yang di berikan , warga diharapkan lebih peka terhadap kondisi tubuh mereka serta tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Kedepannya, kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dam masyarakat diharapkan terus terjalin melalui berbagai kegiatan serupa yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kesiapsiagaan masyarakat mengahadapi bencana.(*)
Editor : Redaksi