Pria di Gresik Dibacok Brutal oleh OTK, Polisi Buru Pelaku dan Selidiki Motif

Reporter : Ida Djumila
Korban saat di bawa ke RS Eka Husada (ist)

Gresik, beritaplus.id – Aksi penganiayaan brutal terjadi di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu pagi (8/4/2026). Seorang pria bernama Antonius alias Copet (30), warga Desa Hulaan, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) hingga mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat korban berjalan sendirian dari dalam gang menuju jalan raya sambil menggunakan ponselnya. Situasi yang awalnya tampak biasa berubah mencekam ketika seorang pria tak dikenal datang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah.

Baca juga: Redaksi BeritaPlus.id Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya AIPTU Agus Margono

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku mengenakan helm merah dan jaket abu-abu. Ia sempat berinteraksi dengan korban hingga terjadi cekcok mulut. Ketegangan di antara keduanya kemudian berlanjut saat mereka masuk ke area gang yang relatif sepi.

Tak lama kemudian, pelaku turun dari motornya dan secara tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau dari balik pakaiannya. Korban yang menyadari ancaman tersebut sempat berusaha melarikan diri ke arah tanah kosong di sekitar lokasi.

Namun nahas, pelaku dengan cepat mengejar korban dan melancarkan serangan secara brutal. Korban dibacok berkali-kali hingga terjatuh di area rerumputan. Bahkan saat korban sudah tidak berdaya, pelaku masih terus melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan senjata tajam di tangan kirinya.

Aksi keji itu baru berhenti setelah sejumlah warga berdatangan ke lokasi kejadian. Mengetahui situasi mulai ramai, pelaku langsung melarikan diri ke arah utara dengan membawa senjata tajam yang digunakan.

Baca juga: Warga Putat Lor Babak Belur Dihajar Massa Usai Curi Motor di Gempolkurung

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama kepada korban. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Menganti tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi korban ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus keperluan visum.

Kapolsek Menganti, AKP Arief Rahman, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan.

“Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti berupa sarung pisau berukuran sekitar 30 cm dan helm yang diduga milik pelaku, serta memeriksa sejumlah saksi,” ujarnya.

Baca juga: Camat Menganti Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Kepatihan

Ia menambahkan, pihaknya kini tengah memburu pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi penganiayaan tersebut. Polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya motif pribadi atau faktor lain yang melatarbelakangi kejadian ini,” tambahnya.

Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam penanganan tim medis. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.(*)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru