Pemkab Ponorogo Tertibkan Ratusan Lapak di Empat Titik, Pedagang Diminta Taat Aturan

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali melakukan penertiban terhadap lapak pedagang yang berdiri di atas trotoar saluran drainase serta fasilitas umum di Jalan Juanda, jalan Baru, Jalan Pramuka dan Jalan Menur, Senin (20/4/2026) pagi. 

Kegiatan penertiban oleh gabungan Satpo PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Perdagkum Ponorogo ini berlangsung tertib dan lancar di empat titik lokasi.

Baca juga: TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Kabid Operasional Satpol PP Ponorogo, Subiyantoro, SE mengatakan target penetiban hari ini ada di jalan baru pramuka juanda dan menur. 

“Ada ratusan lapak yang ada di jalan empat titik tersebut, datanya ada di Perdagkum silahkan mencari di Perdagkum untuk data tersebut,”kilahnya.

Ia menegaskan, penertiban lapak yang berdiri di atas trotoar maupun saluran drainase tidak dilakukan secara tiba-tiba atau represif. Seluruh proses dilakukan secara bertahap, dimulai dari imbauan lisan hingga pemberian surat peringatan tertulis mulai SP1 sampai SP3.

Menurutnya, semua akan ditertibkan dan semua akan dikembalikan peruntukannya trotoar untuk pejalan kaki. 

"Kami mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelum dilakukan tindakan, para pemilik lapak telah melalui tahapan peringatan, sehingga mereka dengan kesadaran sendiri melakukan pembongkaran," tuturnya.

Baca juga: Kominfo Ponorogo Deklarasikan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

40 personil yang langsung mengadakan penertiban ada 8 lapak yang sudah ditertibkan dan ditindak. 

“Teman-teman Perdagkum sudah beberapa kali mensosialisasikan ya kalau tidak di indahkan ya mohoin maaf karena itu sesuai aturan kita bekerja sesuai aturan tidak ada pandang bulu. Kita itu kan eksekutor tapi intinya ya Perdagkum yang kemarin-kemarin sudah disosialisasikan kepada lapak namun peringatan itu tidak di indahkan akhirnya kita eksekusi hari ini,”jelas Subiyantoro pada media.

Ke depan Ia berharap, agar para pedagang ikut sama-sama menjaga biar Ponorogo bersih, rapi, indah dan nyaman. Kita selalu sosialiasikan bersama Perdagkum. Berangkat bersih pulangnya juga bersih artinya lapak yang dipakai berdagang jangan ditinggal,”harapnya.

Di tempat yang sama Andik salah satu pedagang angkringan di jalan Menur mengaku sudah diperingatkan 3 hari yang lalu.  

Baca juga: Forum Sinergi Perempuan se-Bakorwil I Madiun Digelar di Ponorogo, Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan

“Sebenarnya ini juga salah pedagang sudah dikasih jualan gratis cuma membandel tidak mau bongkar pasang tenda. Dengan adanya penertiban ini Andik akan memperbaiki dan lebih rapi lagi,”janjinya.

Menurut Andik, karena ini bukan jalan utama (gang menur) maka lapaknya dibuat permanen tidak bongkar pasang. Bahkan diapun sudah bayar retribusi dua ribu sehari 2 kali pagi dan habis maghrib ke dinas.    

Dengan penataan ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap kawasan di empat titik menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru