Ponorogo, beritaplus.id | Rohis OSIS Smada Ponorogo kembali menggelar kegiatan bertajuk “Unleash Your Potential with Islamic Values” yang diikuti ratusan peserta dari Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, hingga Pacitan.
Pembukaan ajang lomba bernuansa religius tersebut berlangsung di aula Ir. Soekarno SMA 2 dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Mursid, S.Pd, M.Pd. ditandai pemukulan bedug, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga: MPLS SMAN 2 Ponorogo Resmi Ditutup, 396 Siswa Baru Siap Menorehkan Prestasi
Sebanyak 696 peserta mengikuti tujuh lomba yang disiapkan panitia diantaranya lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Oilmpiade, Solo Vokal, Da’i, pidato Islami, Hadrah Umum.
Dalam laporannhya ketua panitia pelaksana lomba SIF 2026 Saskia Umi Layla mengatakan kegiatan lomba ini untuk membekali para siswa dengan pengetahuan, ketrampilan, serta sikap kepemimpinan yang berintegritas.
Melalui kegiatan ini dirinya berharap para peserta mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan kreatif sehingga dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya.
Di tempat yang sama, Mursid, S.Pd, M.Pd Kepala SMAN 2 Ponorogo sangat terharu sekali dengan kegiatan religius yang dihandel anak-anak OSIS sie kerohanian Smada.
Baca juga: Halal bi Halal SMA Negeri 2 Ponorogo Pererat Silaturahmi Alumni Pasca Keberkahan Idul Fitri 1447 H
Pun ia memberi apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan SIF 2026 ini berjalan sukses dan mendapat animo peserta yang mencapai 696 peserta.
“Alhamdulillah luar biasa tercatat ada 696 peserta ada peningkatan signifikan pada jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan kegiatan yang bernuansa Islami sangat mendapat perhatian khusus bagi anak-anak,”tandasnya.
Kepada para peserta, Kepala Sekolah yang ramah ini menghimbau pentingnya menjaga sportifitas dan kejujuran di tengah persaingan di era digital.
“Ditengah perkembangan teknologi dan media sosial yang luar biasa konsistensi para peserta dalam mengikuti festival Islami ini adalah hal yang membanggakan. Semoga ini menjadi penanda lahirnya generasi emas dan pemimpin bangsa di masa depan,”ucapnya sebelum nabuh bedug.
Tak hanya itu, menurut Mursid, selain sebagai ajang kompetisi, SIF 2026 juga sebagai sarana mempererat ukhuwah islamiah tali silaturrahmi antar sekolah dan masyarakat di wilayah Ponorogo.
“Kegiatan ini tidak hanya sekedar lomba, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter religius bagi generasi muda. Diharapkan peserta dapat mengambil nilai-nilai positif dan pengalaman berharga dari ajang ini,”pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi