Ponorogo, beritaplus.id | Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kabupaten Ponorogo tahun 2026 resmi dimulai Selasa (28/4/2026).
Pembukaan kegiatan lomba ajang bergengsi siswa SMA, MA, SMK, MAK/ Sederajat dibuka sercara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo Maskun S.Pd, M.M di aula SMAN 3 Ponorogo.
Baca juga: Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Sekolah, Cabdin Pendidikan Ponorogo Gandeng Kejaksaan
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang seni dan olahraga di 15 bidang lomba antara lain seni kriya, cipta puisi, cerpen, jurnalistik, komik digital, poster, cipta lagu, fofografi, tari kreasi, musik tradisional, baca puisi, solo vokal, film pendek, gitar solo dan monolog.
Selain itu, ajang ini juga menjadi tahap seleksi guna menentukan perwakilan Ponorogo ke tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun S.Pd, M.M menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang menggabungkan peserta dari SMA, MA,SMK, dan MAK. Menurutnya, model tersebut memberikan ruang kompetisi yang lebih luas dan setara bagi seluruh sekolah.
“Apresiasi yang luar biasa karena kegiatan ini bisa berlangsung bersamaan di semua jenjang.Ponorogo juga selama ini dikenal sebagai barometer pendidikan di Jawa Timur, baik akademik maupun non-akademik,”jelasnya.
Menurut Maskun, ajang FLS3N ini tidak hanya mencari yang terbaik, bukan sekedar kompetisi tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang kreatif, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Untuk para peserta agar tampil percaya diri dan menjadikan kompetisi sebagai pengalaman berharga dalam proses belajar. Jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari pengembangan diri, serta tetap menjaga kebersamaan,”tuturnya.
Baca juga: Cabdin Pendidikan Ponorogo Apresiasi Lomba Gerak Jalan Pelajar 2026
Di tempat yang sama, Mukh. Aslam Ashuri,M.M Ketua MKKS SMA Negeri Ponorogo menyebutkan pada tahun sebelumnya sejumlah peserta didik dari Kabupaten Ponorogo berhasil menembus tingkat nasional di berbagai cabang seni. Ia berharap capaian tersebut dapat meningkat pada tahun ini.
“Harapannya tahun ini lebih banyak lagi peserta didik yang bisa membawa nama Ponorogo hingga ke tingkat nasional,” katanya.
Aslam menambahkan, untuk pelaksanaan FLS3N diikuti 304 peserta dari 25 sekolah yang turut ambil bagian terdiri dari SMA 17, SMK 6, MA 2 dengan total 16 cabang lomba secara ofline dan online digelar selama satu hari 28 April 2026 di SMAN 3 Ponorogo mengusung tema “Berkarya Tanpa Batas Menginspirasi Tanpa Henti ”.
Ia menjelaskan, peserta yang berhasil meraih juara pertama akan mewakili Ponorogo pada ajang tingkat provinsi Jawa Timur kemudian berlanjut ke tingkat nasional.
Baca juga: Idul Adha 1447 H, Kancabdin Ponorogo Bagikan 228 Paket Daging Kurban
Totok Wahyudianto ketua panitia penyelenggara FLS3N Ponorogo mengatakan, diselenggarakannya FLS3N sebagai kompetisi ini untuk menggali potensi seni pertunjukan, rupa, dan sastra, serta membangun kreativitas dan karakter, dengan seleksi berjenjang dari sekolah hingga tingkat nasional.
Sebanyak 304 peserta siswa hasil seleksi dari 25 sekolah SMK dan SMA mengikuti kompetisi untuk meraih tiket ke tingkat provinsi.
“Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang mereka miliki. Ajang ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing,”pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi