Ponorogo, beritaplus.id | Kemeriahan momen spesial purnawiyata yang dikemas dalam Haflatul Wada’ 418 putra-putri terbaik MAN 2 Ponorogo, berlangsung haru dan penuh kekeluargaan berlangsung di halaman sekolah pada Minggu, (3/5/2026) .
Didampingi wali murid masing-masing, mereka akan meninggalkan memori terbaik selama menimba ilmu di MAN 2 Ponorogo.
Baca juga: Siswa MAN 2 Ponorogo Raih Juara II Duta GenRe Jatim 2026
Prosesi pengukuhan peserta Haflatul Wada’ oleh kepala MAN 2 Ponorogo Drs Agung Drajatmono,M.Pd.I ditandai dengan pengalungan gordon disertai ucapan selamat.
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan ikrar dan janji alumni MAN 2 Ponorogo sebagai tanda ikatan resmi menjadi alumni MAN 2 Ponorogo tahun Pelajaran 2025/2026.
Walaupun mereka sudah tidak tercatat sebagai siswa MAN 2 lagi mereka tetaplah menjadi bagian dari keluarga besar MAN 2 Ponorogo semoga hubungan kekeluargaan tetap terjalin. Madrasah ini selalu terbuka menerima kehadiran para alumni.
Momen purnawiyata ini juga dihadiri oleh Plt. Kakan Kemenag Kabupaten Ponorogo, Forkopimcam Ponorogo, para Kamad MAN dan MTsN se-Kabupaten POnorogo, kepala MA se-KKM MAN 2 Ponorogo, komite, serta mantan Kamad MAN 2 Ponorogo.
Kepala MAN 2 Ponorogo Agug Drajatmono mengaku sangat bangga dan terharu dengan apa yang telah dicapai anak didiknya selama di MAN 2 Ponorogo.
Ia berharap anak-anak yang sudah menyelesaikan studinya di MAN 2 Ponorogo dan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjaga nilai-nilai keagamaan serta menjaga almamater MAN 2 Ponorogo.
Sebagai ungkapan syukur, Agung Drajatmono mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang sudah mempercayakan pendidikan kepada MAN 2 Ponorogo.
Baca juga: Karnaval Konsulatan MAN 2 Ponorogo Teguhkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Ia menyebut dari 418 siswa kelas 12 yang mengikuti haflatul wada' ada 88 sudah diterima di UIN, 44 siswa diterima di SNBP, 10 di Poltekes, 12 PTN dan PTS, 3 siswa mendapatkan golden tiket juara jujitsu, essay penulisan sejarah Ponorogo dan ada 2 siswa diterima di universitas di Taiwan dengan beasiswa penuh.
Bagi siswa yang lain Agung berharap bisa mendapatkan apa yang dicita-citakan selama tiga tahun berinteraksi antar murid, guru dan tenaga kependidikan mewakili semua guru dan karyawan disampaikan maaf yang sebesar besarnya.
“Kepada wali murid kelas 12 kami sampaikan bahwa tiga tahun yang lalu wali murid menyerahkan putra putrinya di MAN 2 untuk kami didik dan pada saat ini kami serahkan dan kami kembalikan ke pangkuan bapak ibu semoga menjadi anak yang sholeh sholehah dan berbakti kepada orang tua,”ucapnya.
Di tempat yang sama, wakil wisudawan kelas 12 Rajendra mengatakan bahwa suatu kehormatan yang luar biasa mewakili angkatan 33 berdiri di hadapan bapak ibu guru.
Baca juga: Maulid Nabi di MAN 2 Ponorogo Dikemas Edukatif, Siswa Unjuk Potensi melalui Beragam Perlombaan
“Hari ini kami pergi sebagai pemimpin dan siap menghadapi masa depan. Hari ini bukan akhir namun langkah awal perjalanan besar. Terimakasih atas dedikasi bapak ibu guru atas semua yang di ajarkan kepada kami, dengan ilmu yang melimpah tanpa cahayamu kami tidak bisa apa- apa,”ujarnya merendah.
Sementara Plt Kemenag Ponorogo Mohamad Thohari mengaku bangga atas prestasi yang telah dicapai siswa-siswa Madrasah yang telah banyak menyumbangkan prestasi yang mengharumkan nama kabupaten.
“Tetap jadilah generasi muda Islam yang menjaga akhlak dan perilaku, meski sudah lulus dari madrasah, berikan contoh bagi yang lain, tunjukkan bahwa kalian adalah lulusan madrasah, Madrasah lebih baik, lebih baik madrasah,”pesan Thohari.
Dirinya berharap MAN 2 Ponorogo dengan berbagai prestasinya harus mampu menjadi madrasah pilihan utama dan bukan menjadi madrasah alternatif,”terang Mohamad Thohari, S.Ag, M.H Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo.(aw)
Editor : Redaksi