Ponorogo, beritaplus.id| MTsN 2 Ponorogo sukses menggelar prosesi wisuda kelulusan (purnawiyata) bagi siswa-siswi kelas 9 tahun ajaran 2025/2026 berlangsung di Graha Watue Dhakon UIN Ponorogo pada Sabtu (23/5/2026)
Acara khidmat dan penuh haru sebanyak 332 siswa dikukuhkan sebagai alumni MTs.N 2 dalam prosesi pelepasan dan ucapan selamat menandai dikembalikannya para siswa secara resmi kepada orang tua masing-masing.
Baca juga: Plt KanKemenag Buka SmeshArt X MTs.N 2 Ponorogo:Wujudkan Pendidikan Yang Unggul, Ramah, Terintegrasi
Sebagai bentuk apresiasi kepada siswa berprestasi kelas 9, dilakukann penyerahan reward kepada 10 siswa berprestasi diserahkan oleh Plt Kankemenag Ponorogo.
Acara purnawiyata ini juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan solo vokal, tari, seni pencak silat, padusa, hadroh dari siswa-siswi MTsN 2 Ponorogo yang menambah kemeriahan suasana purnawiyata serta bintang tamu JK Koustic
Istimewanya lagi acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo H. Moh.Thohari, S.Ag, M.H, pengawas, komite dan jajaran.
Dalam sambutannya, Plt. Kemenag Ponorogo, Moh. Thohari, S.Ag., M.H., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada MTsN 2 Ponorogo yang terus konsisten mencetak generasi muda berprestasi dan berakhlakul karimah.
”Purnawiyata kelulusan bukan hanya bentuk ceremonial perpisahan saja tetapi ini sebagai simbol tanda anak-anak semua akan memasuki gerbang awal melangkah lebih maju ke jenjang pendidkan yang lebih tinggi. Jagalah nama baik madrasah, tetap jadikan Al-Qur’an dan akhlak mulia sebagai pedoman hidup di manapun kalian melanjutkan studi,” pesannya.
Kegiatan purnawiyata kelulusan digelar di akhir tahun pelajaran 2025/2026 setelah anak-anak selama 3 tahun menempuh pendidikan mencurahkan waktu tenaga dan pikirannya menempuh pendidikan di MTsN 2 Ponorogo.
“Alhamdulillah hari ini mereka selesai penuh dengan prestasi akademik dan non akademik baik nasiomal bahkna penghargaan reward dari luar negeri. Berarti MTsN 2 Ponorogo Go Internasional,”tandasnya.
Menurut Thohari, capaian prestasi yang gemilang membanggakan ini berkat dukungan jajaran guru, tenaga pendidik, komite beserta seluruh wali murid.
Baca juga: MTsN 2 Ponorogo Raih Juara Harapan 1 Lomba Gerak Jalan Pelajar
“Sebagai MTsN yang Go Internasional membuktikan madrasah ini memang lebih unggul dibanding sekolah yang lain karena selain memberikan pengetahuan umum juga ditanamkan nilai-nilai agama yang lebih mendalam,”terangnya.
Atas kepercayaan wali murid kepada MTsN 2 Ponorogo, Plt Kankemenag Ponorogo menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya.
“Mari kita terus jalin sinergi ini bersama–sama madrasah, kita wujudkan generasi muda yang unggul, bermutu, berprestasi, berakhlakul kharimah dan kompetitif mendunia,”ajaknya kepad wali murid..
Di tempat yang sama, Kepala MTsN 2 Ponorogo Wilson Arifudin Ashari, S.Pd juga menyampaikan rasa terima kasih dan bangganya atas dedikasi para dewan guru serta kerja sama yang solid dari komite dan wali murid hingga para siswa berhasil menyelesaikan masa studinya dengan baik.
”Selamat datang atas kehadiran bapak ibu wali murid dalam momen terakhir menempuh pendidikan di MTsN 2 Ponorogo. Selamat dan sukses kepada siswa-siswi kelas 9 yang telah selesai tahap demi tahap menyelasaikan pembelajaran disini dengan baik,”tuturnya.
Sebagai bentuk tanggun jawab moral, Wilson berpesan kepada siswa kelas 9 yang telah lulus di MTs.N 2 Ponorogo masih akan terus berjuang menuntut ilmu setinggi-tingginya.
“Tempatkan adab ini selalu di atas dibandingkan dengan ilmu yang di dapat. Landasilah seluruh perbuatan ilmu yang diserap dengan adab dan akhlak maka akan selamat di dunia dan akhertat. Adab terhadap oramg tua guru dan masyarakat,”pungkasnya.
Sementara Ketua Komite MTs.N 2 Ponorogo Dr. Moh. Mukhlas,M.Ag mewakili komite mengucapkan selamat kepada siswa kelas 9 yang sudah menyelesaikan pendidikan selama 3 tahun.
“Capaian ini bukan merupakan akhir perjalanan tetapi merupakan pemicu awal untuk melangkah ke depan yang lebih baik dan maju,”jelasnya.
Alvi Damayanti mewakili kelas 9 dalam menyampaikan kesan dan pesannya sangat bersyukur telah menyelesaikan belajar selama 3 tahun di madrasah.
“Kami merasa senang karena telah menyelesaikan sedikit langkah perjuangan dalam menuntut ilmu. Terima kasih yang sebesar besarnya kepada bapak ibu guru yang telah mejadi guru sekaligus orang tua mendidik menjadi anak yang lebih baik hanya permintaan maaf yang dapat kami ucapkan,”pungkasnya.(*)
Editor : Redaksi