Ponorogo, beritaplus.id | Selain membekali peserta didik dengan kompetensi kejuruan, SMKN 1 Sooko Ponorogo mengembangkan program penguatan karakter dan mental melalui program bertajuk My HERO. Program tersebut dirancang untuk membantu siswa membangun kesiapan psikologis dalam menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha setelah lulus.
Kepala SMKN 1 Sooko Ponorogo, Shaiful Abidin, menjelaskan bahwa program tersebut mengadopsi konsep Psychological Capital (PsyCap) atau modal psikologis yang menekankan pengembangan kekuatan mental individu.
Baca juga: Meh Rahino dan Sumandhing Antarkan Siswa SMKN 1 Sawoo Juara Lomba Nembang Campursari
Menurutnya, konsep tersebut dirangkum dalam akronim HERO, yang terdiri atas Hope (harapan), Efficacy (efikasi diri), Resilience (ketangguhan), dan Optimism (optimisme).
“Program ini bertujuan membantu siswa memiliki kesiapan mental yang baik ketika memasuki dunia kerja maupun saat memilih berwirausaha,” ujar Shaiful Abidin.
Ia menjelaskan, aspek Hope mendorong siswa untuk memiliki tujuan yang jelas serta mampu menyusun langkah-langkah dalam mencapai cita-citanya. Sementara Efficacy berkaitan dengan keyakinan siswa terhadap kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan berbagai tantangan.
Adapun Resilience menekankan kemampuan untuk bangkit kembali ketika menghadapi kegagalan atau hambatan, sedangkan Optimism mengajarkan siswa untuk memandang masa depan secara positif dan realistis.
Dalam penerapannya, program tersebut diintegrasikan dengan berbagai kegiatan pembelajaran dan penguatan karakter di sekolah.
Baca juga: SMKN 1 Sooko Tampilkan Karya dan Semangat Kewirausahaan di Ponorogo City Expo 2026
Melalui pendekatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis sesuai kompetensi keahlian masing-masing, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dan daya juang yang baik.
Pengembangan modal psikologis dinilai menjadi salah satu aspek yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selain kompetensi teknis (hard skills), dunia usaha dan industri juga menaruh perhatian pada kemampuan nonteknis (soft skills), seperti komunikasi, kemampuan bekerja sama, pengendalian diri, serta kemampuan menghadapi tekanan kerja.
Baca juga: Semangat Membara di Bawah Api Unggun, 330 Siswa Baru SMKN 1 Sawoo Resmi Jadi Pramuka Penegak
Berdasarkan berbagai kajian dalam bidang psikologi positif, modal psikologis berhubungan dengan peningkatan motivasi, ketahanan dalam menghadapi tantangan, serta kemampuan individu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
SMKN 1 Sooko Ponorogo menilai penguatan aspek tersebut dapat menjadi bekal tambahan bagi siswa dalam menghadapi perubahan teknologi, dinamika dunia kerja, maupun persaingan usaha yang terus berkembang.
Melalui program My HERO, sekolah berharap peserta didik dapat memiliki keseimbangan antara kompetensi kejuruan dan kesiapan mental sehingga lebih siap menghadapi berbagai peluang maupun tantangan setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMK.(aw)
Editor : Redaksi