Tampil Optimal, Reog Jaya Manggala SMPN 2 Ponorogo Guncang Panggung FRR ke XXII 

Reporter : Bayu

Ponorogo - beritaplus.id | Kekompakan grup Reog Manggala Jaya SMPN 2 Ponorogo yang tampil di ajang Festival Reog Remaja (FRR) ke XXII membuat pukau penonton di Senin (8/6/2026) malam.

Lantaran sesuai instruksi pelatih dan pembina, tampilan anak didik Imam Saifudin Kepala SMPN 2 Ponorogo ini sangat luar biasa pada kekompakan dan penguasaan panggung.

Baca juga: 66 Tahun SMPN 2 Ponorogo, Wayang Kulit Jadi Persembahan Istimewa: Rawat Budaya, Cetak Generasi Berkarakter

“Alhamdulillah anak-anak tampil dengan luar biasa dan semangat. Sejak awal pertunjukan, penampilan para pemain mampu menghidupkan suasana panggung dan mengundang tepuk tangan meriah dari ratusan penonton,”kata Imam Syaifudin, S.Pd.,M.Or  saat dikonfirmasi wartawan usai pementasan. 

Menurut Imam hal ini tidak lepas dari komitmen keluarga besar SMPN 2 Ponorogo dalam rangka mendukung suksesnya FRR XXII  tahun 2026 sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada genrasi muda.

Pemain Reog Jaya Manggala dibawah pembina Sigid dimainkan oleh siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler.

“SMPN 2 Ponorogo komitmen untuk melestarikan budaya Reog Ponorogo dan menjadi kegiatan ekstra kurikuler yang mewadahi dan mengembangkan bakat seni anak-anak Dapo,”tuturnya.

Dalam memaksimalkan penampilan malam ini Syaifudin menyebut ada persiapan latihan selama tiga bulan dengan menerjunkan 125 personil. 

Meliputi mulai dari jatil ada 28, bujang ganong ada 4, dada merak 7, warok 20, pengrawit serta wira suara 125 personil.

Baca juga: Fun Run 5K Wujudkan Siswa SMPN 2 Ponorogo Yang Sehat dan Kuat

“Dalam FRR ini latihan selama tiga bulan yang didukung penuh oleh orang tua wali murid, bapak ibu guru dan seluruh anak-anak  termasuk bekerja sama dengan mitra kerja,”sebutnya.

Ini membuktikan bahwa, kata Syaifudin, Reog di SMPN 2 Ponorogo kita budayakan dan lestarikan yang tidak hanya ada pada saat FRR namun sudah merupakan ekstra yang dilaksanakan setiap Minggu dan membuktikan SMPN 2 Ponorogo melestarikan budaya yang adi luhung terutama Reog Ponorogo. 

“Festival ini menjadi sarana pembinaan generasi muda agar seni reog terus berkembang. Kami ingin memastikan ada regenerasi yang kuat sehingga budaya warisan leluhur ini tetap hidup di masa mendatang,"jelasnya. 

Dalam FRR ini latihan selama tiga bulan yang didukung penuh oleh orang tua wali bapak ibu guru dan seluruh anak-anak dan termasuk bekerja sama dengan mitra kerja. Kerja keras tersebut tidak lepas dari target besar yang diusung oleh grup reog Jaya Manggala. 

Baca juga: Karawitan Daniswara Nyawiji SMPN 2 Ponorogo Raih Penyaji Terbaik 3 Festival Karawitan Pelajar 2026

“Targetnya Jaya Manggala juara satu, Aamiin ya rabbal alamin,” imbuh Imam.

Di tempat yang sama, Ketua Komite SMPN 2 Ponorogo Sugiani, M.Pd mengapresiasi langkah konkrit SMPN 2 Ponorogo dalam melestarikan budaya seni Reog Ponorogo.

Pihaknya sangat mendukung sekali membersamai semua kegiatan di ajang FRR ke XXII tahun 2026.

“Terima kasih kepada SMPN 2 Ponorogo yang telah berkolaborasi dengan semua pihak semoga sukses,”pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru