Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Pekerja Migran Lewat Solusi Finansial Terintegrasi di Ponorogo

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem pekerja migran Indonesia (PMI). Sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, Bank Mandiri menggelar kegiatan literasi dan edukasi keuangan bertajuk “Solusi Kebutuhan Financial Ekosistem Pekerja Migran Indonesia” di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Pengelola Pelatihan dan Pendidikan Pekerja Migran Indonesia (FKP5MI), terdiri dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Balai Latihan Kerja (BLK), serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Vice President Bank Mandiri Suharyanto mengatakan, pekerja migran Indonesia merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional maupun daerah. Oleh karena itu, Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan berbagai solusi keuangan yang mampu mendukung kebutuhan finansial para pekerja migran sejak tahap persiapan keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan nasional, Bank Mandiri terus memperkuat peran aktifnya dalam membangun ekosistem pekerja migran yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing. Kami ingin memastikan seluruh pelaku dalam ekosistem ini memiliki akses terhadap layanan keuangan yang mudah, aman, dan sesuai kebutuhan,” ujar Suharyanto dalam keterangan resminya.

Dalam kegiatan tersebut, bank bersandi saham BMRI ini memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), sekaligus memperkenalkan berbagai layanan digital yang dapat mendukung aktivitas bisnis dan operasional perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan akselerasi yang bertumbuh bagi seluruh pelaku usaha yang terlibat dalam proses penempatan pekerja migran.

Selain itu, peserta juga memperoleh sosialisasi mengenai fitur dan kemudahan aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini dapat diakses menggunakan nomor telepon lokal dari lebih dari 120 negara. Inovasi tersebut menjadi bagian dari sinergi ekosistem layanan yang dikembangkan Bank Mandiri untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi pekerja migran Indonesia selama berada di luar negeri.

Menurut Suharyanto, penguatan literasi keuangan dan akses terhadap layanan perbankan merupakan fondasi penting dalam menciptakan keunggulan yang berkelanjutan bagi pekerja migran maupun lembaga pendukungnya. Dengan pemahaman finansial yang lebih baik, para pekerja migran diharapkan mampu mengelola pendapatan secara produktif dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi keluarga serta daerah asalnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mandiri Sahabat Diaspora yang dijalankan Bank Mandiri melalui edukasi keuangan, perluasan akses layanan perbankan digital, serta pembinaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia. Program tersebut menjadi wujud komitmen perseroan dalam menciptakan nilai tumbuh kepada masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan solusi finansial yang relevan dan terintegrasi. Dengan dukungan layanan yang semakin lengkap, Bank Mandiri optimistis dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pekerja migran Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru