Dukung Pelestarian Budaya, Pemkab Ponorogo Kembali Gelar Festival Karawitan Pelajar

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Ratusan peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA memeriahkan Festival Karawitan Pelajar se-Ponorogo dalam rangka peringatan hari jadi 530 Ponorogo. Tercatat sekitar 48 grup karawitan berpartisipasi, terdiri atas 18 grup dari SD, 9 grup dari SMA, dan 21 grup dari SMP.

Festival ini sendiri akan berlangsung selama 3 hari dibuka secara simbolis oleh Asisten 1 Bidang Perekonomian Bambang Gulo mewakili Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita melalui pemukulan gong Rabu (5/8/2026) di Pendopo Agung Ponorogo. 

Baca juga: TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar


Bambang Gulo dalam sambutannya menyoroti pentingnya upaya pelestarian budaya, khususnya karawitan, agar tidak luntur tergerus zaman. 

Terlebih, media sosial saat ini menunjukkan kepopuleran budaya dari luar, sehingga beliau sangat mengapresiasi langkah strategis Dinas Pendidikan Ponorogo atas terselenggaranya acara ini. 

Bambang berharap Festival Karawitan ini menjadi agenda yang tidak hanya menampilkan potensi anak-anak Ponorogo dalam seni karawitan, tetapi juga memperkuat posisi Ponorogo sebagai bagian penting dari pusat kebudayaan.

 

 


Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang edukasi dan pelestarian budaya nusantara.

Baca juga: Kominfo Ponorogo Deklarasikan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Nurhadi Hanuri menyebut jumlah peserta festival pelajar yang ikut tampil tiap tahun selalu meningkat. 

Ia berharap tidak hanya peserta didik dari SD, SMP, SMA mudah mudahan tahun depan yang dari MI, MTs, MA bersama-sama dalam melestarikan budaya seni karawitan.

Atas nama panitia mengucapkan terima kasih kepada Plt Ponorogo yang telah mendukung sehingga festival karawitan pelajar ini berjalan baik dan bahkan dari tahun ke tahun peserta meningkat. Ini artinya karawitan semakin dicintai masyarakat. 
Juga disampaikan terima kasih kepada para guru yang terus bersemangat bergeliat melakukan pembinaan dan memastikan program latihan di setiap satuan pendidikan masing-masing.

Menurut Nurhadi latar belakang digelarnya festival karawitan pelajar karena karawitan merupakan warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia dan Kabupaten Ponorogo memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan mengembangkan seni karawitan di kalangan generasi muda.

Baca juga: Forum Sinergi Perempuan se-Bakorwil I Madiun Digelar di Ponorogo, Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan

“Pada peringatan Hari Jadi Ponorogo ke 530 dan HUT RI ke-81 tahun 2026 maka dipandang perlu untuk menyelenggarakan festival karawitan pelajar sebagai wadah apresiasi regenerasi dan pembinaan bakat seni,”ujarnya.

Nurhadi menegaskan, kegiatan ini bertujuan melestarikan dan mengembangkan seni karawitan di lingkungan remaja pelajar.

“Menumbuh kembangkan cinta tanah air dan budaya bangsa melalui seni budaya, menjadi ajang pembinaan dan pengembangan bakat serta kreatifitas di bidang seni karawitan,”pungkasnya.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru