Cindhe Laras Sekolah Gunung Raih Juara 9 Penyaji Terbaik Festival Karawitan Pelajar 2026

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | SMP Negeri 1 Ngrayun sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih juara sevagai penyaji terbaik IX dalam ajang Festival Karawitan Pelajar tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ponorogo. 

Perhelatan yang ini dirancang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ponorogo ini, digelar di Pendopo Agung, Kamis (6/8/2026).

Tampil memukau dihadapan dewan juri dan ribuan penonton, grup karawitan Cindhe Laras SMPN 1 Ngrayun  mampu meraih poin di ajang bergengsi Festival Karawitan Pelajar 2026.

Alhasil, Cindhe Laras binaan Sudarmaji, S.Pd, M.Pd meraih juara IX penyaji terbaik piala diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Nurhadi Hanuri kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Ngrayun.

Ditemui usai acara, Sudarmaji mengaku sangat bahagia sekaligus bangga atas capaian anak didiknya, bahkan ia sempat tidak percaya grup Cindhe Laras sekolah gunung mampu tampil maksimal dengan gending jawa. 
“Bangga sekali dan terharu tentunya. Ini dari hasil kerja keras yang tidak mudah. Selamat untuk anak-anak kami dan seluruh elemen yang mendukung khususnya orang tua dan komite,”akunya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari komitmen sekolah dalam melestarikan budaya daerah serta menyediakan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi seni mereka.

Karawitan tidak hanya sekedar untuk hiburan sebagai warisan nenek moyang kita maka senagai generasi yang baik kita wajib meneruskan dan nguri-nguri budaya ini.
     
Luar biasanya lagi,  Tim karawitan SMP Negeri 1 Ngrayun di bawah pembina Joko Triyono, pelatih Miswanto/Nugroho Aji Pamungkas tampil memukau para juri dan penonton yang hadir. 

Performa yang apik saat mempersembahkankan gending ladrang Boga Sampir lanjut Ketawang Kasatrian untuk kategori wajib, serta tampilan energik saat membawakan gending pilihan Lancaran “Mari Kangen”, berhasil mengantarkan SMP Negeri 1 Ngrayun ke posisi juara IX.

 SMP Negeri 1 Ngrayun senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang mampu membentuk karakter siswa, salah satunya melalui ekstrakurikuler karawitan. Ini adalah bagian dari pendidikan budaya untuk membentuk siswa yang berkarakter, kreatif, dan cinta warisan leluhur.

“Identitas dan akar budaya Nusantara harus terus ditanamkan. Karawitan adalah bagian dari warisan luhur yang patut kita jaga bersama. Keikutsertaan SMPN1 Ngrayun dalam ajang ini bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk menumbuhkan kreativitas, motivasi, sportivitas, kerja sama, serta kemampuan bersosialisasi antarsiswa melalui semangat kebersamaan dalam berkesenian,”pungkasnya.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru