SMAN 3 Ponorogo Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Tanamkan Keteladanan Akhlak kepada Generasi Muda

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id — SMAN 3 Ponorogo dengan penuh rasa syukur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Aula Edutorium Indraprasta, Rabu (26/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN 3 Ponorogo untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan keteladanan kepada para siswa.

Baca juga: HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo Meriah, SMAGA VAGANZA Hadirkan Nidji

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber inspiratif, KH. Hasyim As’ari, yang memberikan tausiah dan motivasi kepada generasi muda agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana peringatan semakin khidmat dengan penampilan grup hadroh Habsyi Syifaul Qolby yang membawakan lantunan sholawat dan lagu-lagu religius. Penampilan tersebut turut menyemarakkan acara sekaligus menumbuhkan kecintaan para siswa kepada Rasulullah SAW.

Kepala SMAN 3 Ponorogo, Suratno, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena seluruh keluarga besar sekolah dapat bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, kita dapat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama keluarga besar SMAN 3 Ponorogo. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, khususnya koordinator ekstrakurikuler Rohis SMAN 3 Ponorogo, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme terlihat dari kehadiran seluruh siswa yang berjumlah sekitar 1.293 orang, bersama para guru dan karyawan. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat untuk mendengarkan tausiah yang disampaikan KH. Hasyim As’ari.

“Semoga rangkaian acara ini menjadi ladang amal dan pengingat bagi kita semua untuk selalu meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” harap Suratno yang kemudian diamini seluruh peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Suratno juga memberikan pertanyaan kepada para siswa mengenai nama-nama istri dan putra Nabi Muhammad SAW. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mengingatkan kembali keluarga besar Rasulullah SAW sekaligus menambah wawasan keislaman para siswa.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMAN 3 Ponorogo, Sri Yudamustika Cahyajati, S.Sos., mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan bagian dari penguatan karakter siswa melalui pengenalan sejarah dan perjuangan Rasulullah SAW.

Baca juga: HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo, Semangat Saiyeg Saeka Kapti untuk Kebersamaan dan Prestasi

“Kegiatan ini merupakan penguatan karakter untuk mengenal sejarah dan perjuangan Nabi Muhammad SAW, agar siswa-siswi SMAN 3 Ponorogo dapat meneladani sifat jujur, santun, dan amanah dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan sengaja dikemas secara edukatif dengan memadukan Istimaul Qur’an satu juz, sholawat Nabi, pengajian mauidhoh hasanah, serta doa bersama.

“Acara ini sengaja digelar untuk menyambut hari lahir Rasulullah sekaligus memperkuat karakter spiritual generasi muda. Pihak sekolah mengemas acara dengan kombinasi Istimaul Qur’an satu juz, sholawat Nabi, serta puncaknya berupa pengajian mauidhoh hasanah dan doa di aula sekolah,” terangnya.

Dalam tausiyahnya, KH. Hasyim As’ari menjelaskan tentang sosok Nabi Muhammad SAW sebagai manusia pilihan Allah SWT yang menjadi teladan bagi seluruh umat manusia dan diharapkan syafaatnya di akhir zaman.

Ia juga menjelaskan mengenai proses turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur sesuai dengan peristiwa dan kondisi yang melatarbelakanginya, sehingga pesan-pesan yang terkandung di dalamnya dapat dipahami dan diamalkan oleh umat.

Baca juga: Latihan Keras Berbuah Manis, SMAN 3 Ponorogo Borong Juara Lomba Gerak Jalan dan Yel-Yel 2026

“Sebelum Rasulullah lahir, dunia berada dalam zaman jahiliah yang gelap gulita tanpa arah moral yang jelas. Kedatangan Nabi Muhammad SAW membawa cahaya Islam yang mencerahkan peradaban manusia dengan akhlak mulia, keadilan, dan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

KH. Hasyim As’ari mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, membangun akhlak yang baik, serta menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Marilah kita yang hadir di sini meneladani peran sang pencerah tersebut dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kejujuran dan menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah,” pesannya.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, SMAN 3 Ponorogo berharap kegiatan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat benar-benar diimplementasikan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, kecerdasan emosional, akhlak mulia, serta keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru