Kirab 85 Tumpeng Proklamasi Meriahkan HUT ke-81 RI di Desa Mrayan Ponorogo

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id — Banyak cara dilakukan masyarakat untuk memaknai kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya melalui Kirab Tumpeng Proklamasi yang digelar Pemerintah Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).

Suasana Desa Mrayan siang itu tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 13.00 WIB, ribuan warga berbondong-bondong memadati halaman depan rumah Kepala Desa Mrayan. Mereka datang dengan mengenakan beragam busana Nusantara, menambah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: Mrayan, Negeri di Atas Awan Hebat Berprestasi dari Ponorogo

Sebanyak 85 tumpeng dari masing-masing RT di Desa Mrayan diarak secara bersama-sama menuju Balai Desa Mrayan. Kirab berlangsung meriah dan penuh kebersamaan sebelum dilanjutkan dengan prosesi tasyakuran.

Kepala Desa Mrayan, Juwanto, mengatakan kegiatan Kirab Tumpeng Proklamasi merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Mrayan setiap tahun dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat.

“Alhamdulillah, rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan nikmat atas kemerdekaan RI hingga saat ini. Desa Mrayan mengadakan peringatan Tumpeng Proklamasi,” kata Juwanto kepada awak media.
Juwanto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Desa Mrayan, perangkat desa, serta para Ketua RT yang secara gotong royong ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, Kirab Tumpeng Proklamasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kebersamaan antar-elemen masyarakat.

“Ini menjadi ajang perekat antar-elemen masyarakat. Kita bersatu-padu turut membangun bangsa sesuai kemampuan masing-masing tanpa memandang latar belakang,” ujarnya.

Prosesi kirab dimulai dari rumah Kepala Desa Mrayan sekitar pukul 13.00 WIB. Puluhan tumpeng yang dibuat oleh masing-masing RT kemudian diarak bersama menuju Balai Desa Mrayan untuk mengikuti prosesi tasyakuran.

Warga Antusias Ikuti Kirab
Koordinator kegiatan, Sutrisno, menjelaskan bahwa seluruh warga Desa Mrayan turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Setiap RT diwajibkan menyiapkan tumpeng yang kemudian dibawa dalam kirab menuju Balai Desa.

“Alhamdulillah, kirab tumpeng ini sudah berjalan rutin tiap tahun dan sekarang sudah memasuki tahun keempat,” terang Sutrisno, yang akrab disapa Mbah Tris.

Antusiasme warga terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan kirab. Salah seorang peserta dari RT Dawung, Fitri, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama warga lainnya.

Menurut Fitri, ibu-ibu RT Dawung membuat tumpeng dengan penuh semangat sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

“Semua bahan tersedia, hanya butuh ketelatenan dalam pembuatannya. Hal ini sebagai tanda syukur warga desa atas Hari Kemerdekaan RI,” ucap Fitri, yang juga membuka usaha warung makan di depan Balai Desa Mrayan.

Dinas PMD Ponorogo Apresiasi Tradisi Tumpeng Proklamasi
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Ponorogo, Toni Sumarsono, menyambut baik pelaksanaan Kirab Tumpeng Proklamasi di Desa Mrayan.

Menurutnya, kirab tumpeng merupakan salah satu bentuk kegiatan budaya masyarakat dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi tersebut menjadi sarana untuk menjaga kebersamaan sekaligus melestarikan budaya dan kuliner tradisional.

Dalam sambutannya, Toni berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena mampu menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan masyarakat.

“Semoga setiap tahun digelar acara seperti ini sehingga menumbuhkan semangat kebangsaan yang hebat. Dengan kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Ponorogo dengan Pemerintah Desa Mrayan sehingga semua program yang dicanangkan bisa dilakukan dengan baik, sehingga masyarakat Ponorogo bisa sejahtera dan Ponorogo bisa menjadi hebat,” pungkasnya.

Kirab Tumpeng Proklamasi Desa Mrayan pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui tradisi, gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan masyarakat dalam membangun desa.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru