SMKN 1 Sooko Tampilkan Karya dan Semangat Kewirausahaan di Ponorogo City Expo 2026

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id – SMKN 1 Sooko Ponorogo turut ambil bagian dalam kegiatan Pameran Hasil Karya dan Kewirausahaan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Ponorogo melalui Ponorogo City Expo 2026, yang berlangsung pada 4–13 September 2026 di Alun-Alun Ponorogo.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMKN 1 Sooko, Shaiful Abidin, S.Pd., M.Pd., sekolah yang berada di wilayah ujung timur Kabupaten Ponorogo tersebut terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang terampil, inovatif, cerdas, serta memiliki daya saing tinggi.

Baca juga: Meh Rahino dan Sumandhing Antarkan Siswa SMKN 1 Sawoo Juara Lomba Nembang Campursari

Keikutsertaan SMKN 1 Sooko dalam Ponorogo City Expo 2026 menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut. Dalam kegiatan itu, sekolah menampilkan berbagai hasil karya peserta didik sekaligus memperkenalkan semangat kewirausahaan kepada masyarakat.

Pameran tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan produk dan karya unggulan siswa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata. Para siswa mendapat kesempatan untuk menunjukkan kreativitas, kompetensi, serta kemampuan kewirausahaan melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Kepala SMKN 1 Sooko, Shaiful Abidin, mengaku bangga atas keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman mengikuti pameran memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di dalam ruang kelas.

“Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan pengalaman dalam mengelola stan pameran, memperkenalkan produk, berkomunikasi dengan pengunjung, melakukan promosi, hingga memahami proses pelayanan dan pemasaran,” ujarnya.

Menurut Abidin, pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh di sekolah dalam situasi yang lebih nyata.

“Ya, setidaknya pengalaman ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh di sekolah dalam situasi yang lebih nyata,” tambahnya.

Lebih dari sekadar kegiatan pameran, Abidin menilai keterlibatan siswa juga dapat dikaitkan dengan konsep Psychological Capital (PsyCap) atau modal psikologis positif. PsyCap terdiri atas empat aspek utama, yakni hope (harapan), efficacy (keyakinan diri), resilience (ketangguhan), dan optimism (optimisme).

Baca juga: Semangat Membara di Bawah Api Unggun, 330 Siswa Baru SMKN 1 Sawoo Resmi Jadi Pramuka Penegak

Ia menjelaskan, aspek hope terlihat dari semangat siswa dalam menetapkan tujuan serta mencari berbagai cara untuk menghasilkan karya yang dapat ditampilkan dan memiliki nilai jual.

Siswa tidak hanya berorientasi pada hasil pameran, tetapi juga memiliki harapan untuk terus mengembangkan keterampilan dan potensi kewirausahaan di masa depan.

Sementara aspek efficacy tercermin dari keberanian siswa memperkenalkan dan mempresentasikan hasil karya kepada masyarakat. Interaksi langsung dengan pengunjung menjadi pengalaman yang mendorong siswa semakin percaya terhadap kemampuan dirinya dalam berkomunikasi, bekerja sama, mempromosikan produk, serta menyelesaikan tugas yang diberikan.

“Aspek resilience juga berkembang melalui pengalaman selama mengikuti pameran. Siswa dituntut mampu menghadapi berbagai situasi, mulai dari persiapan produk, pengelolaan stan, menghadapi pertanyaan pengunjung, hingga mengatasi kendala yang mungkin muncul selama kegiatan,” jelasnya.

Baca juga: My HERO SMKN 1 Sooko Siap Hadapi Dunia Kerja dan Berwirausaha  

Menurutnya, kemampuan untuk tetap bertahan, beradaptasi, dan mencari solusi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran tersebut.

Sedangkan aspek optimism ditunjukkan melalui keyakinan siswa bahwa karya yang mereka hasilkan memiliki nilai, dapat diapresiasi masyarakat, serta berpotensi dikembangkan menjadi produk yang lebih baik.

Abidin berharap Ponorogo City Expo 2026 dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk terus tumbuh, belajar, dan mengembangkan kreativitas. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui geliat UMKM dan aktivitas ekonomi yang tercipta selama pameran.

“Semoga dengan adanya Ponorogo City Expo ini, semangat berkarya pelajar dan pelaku UMKM semakin tumbuh, dan perekonomian masyarakat Ponorogo pun ikut terangkat,” pungkasnya.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru