Ponorogo, beritaplus.id | Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo menggelar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ada beberapa rangkaian kegiatan yang berlangsung di MAN 2 Ponorogo, Senin tanggal 14 sholawatan menghadirkan Gus Ulil Albab juga tausiah oleh Gus Nur Sholihin diikuti seluruh warga MAN 2 Ponorogo.
Baca juga: Siswa MAN 2 Ponorogo Raih Juara II Duta GenRe Jatim 2026
Istimewanya lagi di tengah-tengah kegiatan hadir Plt Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo H. Mohamad Thohari, S.Ag, M.H beserta jajaran, Kapolsek Kota sebagai bentuk kebersamaan dan edukasi kepada masyarakat sekaligus warga MAN 2 Ponorogo.
Acara peringatan Maulud Nabi tersebut berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan melibatkan seluruh unsur warga madrasah diikuti oleh para siswa, tenaga pendidik dan kependidikan, serta Komite MAN 2 Ponorogo.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan hadroh dan pembacaan Mahalul Qiyam menambah suasana religius semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan, kultum, serta ceramah keagamaan. Pesan-pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajadmono, M.Pd. menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan peringatan Maulud Nabi.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi memiliki relevansi penting dalam membangun karakter peserta didik.
“Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah. Semoga semangat cinta kepada Nabi dapat diwujudkan dalam sikap disiplin, berprestasi, dan berakhlakul karimah di lingkungan madrasah,”ucapnya.
Baca juga: Karnaval Konsulatan MAN 2 Ponorogo Teguhkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Di tempat yang sama, Dian Rahmawati Waka Humas MAN 2 Ponorogo mengatakan, selain menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini diarahkan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pembentukan kepribadian peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Tidak hanya bersifat seremonial dan keagamaan, peringatan Maulid Nabi juga dikemas secara edukatif melalui berbagai perlombaan antar kelas diantaranya lomba MTQ, pidato bahasa jawa, bahasa Inggris, bahasa arab, khutbah Jum’at, serta adzan dan bilal.
“Beragam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan intelektual, keberanian tampil, kreativitas, sekaligus membangun sikap sportif,”ujarnya.
Antusiasme siswa dan seluruh warga madrasah menjadi salah satu faktor penting yang membuat kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Baca juga: Hebat, MAN 2 Ponorogo Sabet Juara Umum Lomba PBB dan Yel-Yel 2026
“Maulid bukan hanya agenda tahunan, tetapi juga ruang untuk menguatkan kecintaan kita kepada Rasulullah dan mempererat ukhuwah antar siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Terima kasih atas kekompakan yang luar biasa,” ungkap Dian.
Ke depan Dian berharap lulusan MAN 2 Ponorogo jika kembali ke masyarakat bisa mengimplementasikan ilmu-ilmu keagamaan yang ditauladani Nabi Muhammad SWT.
Tak hanya itu, sebagai acara terakhir di hari Rabu tangal 16 mengadakan Konsulatan yang diikuti beberapa kecamatan ataupun beberapa kota yang siswanya berada sekolah di MAN 2 Ponorogo.
“Konsulatan ini sebagai wujud bahwa MAN 2 Ponorogo bisa diterima oleh seluruh warga Ponorogo khususnya dari luar kota Ponorogo. Dengan konsep beberapa kecamatan membawakan khas daerahnya masing-masing dan juga budaya kultur budaya setempat masing-masing mengambil route sekitaran MAN 2,”jelasnya.
Harapannya, semoga kegiatan ini berkelanjutan dan berdampak posisif kepada semua elemen yang ada di MAN 2 Ponorogo. Bagi MAN 2 Ponorogo, Maulid Nabi bukan hanya tentang memperingati sebuah momentum lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa pendidikan di madrasah juga harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi kuat dalam karakter dan akhlak.(aw)
Editor : Redaksi