HUT ke-81 PMI Ponorogo, 290 Unit PMR Baru Disahkan dan Puluhan Pendonor Terima Penghargaan

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo menggelar tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Dr. Agus Sugiarto, M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo, para purna pengurus, purna staf, relawan senior PMI, serta jajaran pengurus PMI Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Turut hadir Kepala Markas, Kepala Unit Donor Darah (UDD) beserta staf PMI Kabupaten Ponorogo, anggota Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), Palang Merah Remaja (PMR), serta para pendonor darah sukarela.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Ponorogo juga menyerahkan penghargaan kepada enam pendonor darah sukarela yang telah mencapai 100 kali donor. Penghargaan diserahkan Sekda Kabupaten Ponorogo bersama Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si., kepada Heri Sulistyanto, Suparmo, Herman Permadi, Eddy Sugiono, Erwan Dwi Cahyono, dan Bambang Sugito.

Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si., mengatakan peringatan HUT ke-81 PMI menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepedulian, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Peringatan HUT ke-81 PMI ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepedulian, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan serta memperkuat kolaborasi PMI dengan berbagai pihak dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Menurut Luhur, tema HUT ke-81 PMI tahun 2026, “Peduli, Bergerak, Bersama”, memiliki pesan penting dalam memperkuat gerakan kemanusiaan.

“Peduli adalah awal, bergerak adalah wujud, dan bersama adalah kekuatan. Peduli dimaknai dengan melihat, mendengar dan merasakan kondisi sesama. Bergerak berarti mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata, sedangkan bersama menjadi kekuatan untuk menciptakan dampak yang lebih besar melalui kolaborasi,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita menyampaikan apresiasi terhadap kiprah PMI Kabupaten Ponorogo dalam berbagai kegiatan kepalangmerahan dan kemanusiaan.

“Pada kesempatan HUT ke-81 PMI tahun 2026 ini, kita semua patut bersyukur, karena PMI Kabupaten Ponorogo dengan segala keterbatasannya dapat semakin memantapkan kiprahnya dalam kegiatan kepalangmerahan dan kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Ponorogo,” katanya.

Baca juga: Kominfo Ponorogo Deklarasikan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Lisdyarita juga menyinggung sejumlah keterbatasan yang masih dihadapi PMI, termasuk kondisi kendaraan ambulans yang sudah membutuhkan perhatian.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran PMI untuk terus memperkuat sinergitas tiga unsur utama, yakni pengurus, staf, dan relawan.

“Saya meminta PMI meningkatkan kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan dan sosial serta responsif dalam kegiatan kebencanaan dan kemanusiaan sesuai kapasitas yang dimiliki,” terangnya.

Lisdyarita berharap PMI dapat terus menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang tangguh dalam membantu mengatasi berbagai persoalan kemanusiaan maupun penanggulangan bencana.

“Penguatan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim juga perlu terus dikembangkan. Atas segala upaya luhur yang telah dilakukan PMI, sekali lagi saya sampaikan terima kasih,” pungkasnya.

Baca juga: Forum Sinergi Perempuan se-Bakorwil I Madiun Digelar di Ponorogo, Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan

Sahkan 290 Unit PMR Baru
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMI Ponorogo Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 PMI juga menjadi tonggak penting dalam kaderisasi generasi kemanusiaan di Ponorogo.

“Pada hari ini kami resmi mengesahkan total 290 unit kelompok PMR baru, yang terdiri dari 288 unit PMR Mula di tingkat SD, satu unit PMR Madya tingkat SMP, dan satu unit PMR Wira tingkat SMA,” ujarnya.

Selain itu, PMI Ponorogo juga memberikan penghargaan kepada 98 pahlawan darah yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali.

Menurut Luhur, pengesahan ratusan unit PMR tersebut menjadi langkah strategis PMI Ponorogo untuk memperluas jangkauan pembinaan generasi muda di bidang kemanusiaan.

“Pengesahan serentak ini merupakan langkah strategis kami untuk memperluas jangkauan keikutsertaan anak usia dini hingga remaja, sekaligus membentuk generasi masa depan yang peka, memiliki empati, dan tanggap terhadap bencana,” pungkasnya.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru