Ponorogo, beritaplus.id | Suasana berbeda tampak di SMAN 3 Ponorogo pada Kamis pagi (24/9/2026). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37, keluarga besar SMAN 3 Ponorogo menggelar puncak rangkaian kegiatan dengan upacara dan jalan sehat yang berlangsung sederhana, namun penuh makna.
Upacara tersebut diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Hadir sebagai pembina upacara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M., didampingi Kasi SMA dan PK-PLK, Ita Marantika, S.TP., M.Pd.
Baca juga: HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo Meriah, SMAGA VAGANZA Hadirkan Nidji
Mengusung tema “Saiyeg Saeka Kapti, SMAGA Jaya”, rangkaian acara diawali dengan upacara. Setelah itu dilanjutkan pemukulan gong, pemotongan tumpeng, pelepasan burung merpati, pelepasan balon, serta pengibaran bendera start sebagai tanda dimulainya jalan sehat HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo.
Kepala SMAN 3 Ponorogo, Suratno, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-37 yang berlangsung selama tiga hari.
Menurutnya, selama rangkaian perayaan berlangsung, suasana sekolah dipenuhi semangat kekeluargaan melalui berbagai kegiatan, mulai dari simaan Al-Qur'an, pagelaran wayang kulit, jalan sehat hingga special performance bersama grup musik Nidji.
“Semoga SMAN 3 Ponorogo mampu menciptakan generasi yang menjunjung tinggi kebersamaan, penuh pengetahuan, dan selalu memiliki rasa kepedulian kepada sesama. Di HUT ke-37 ini diharapkan SMAN 3 Ponorogo mampu menjadi lembaga pendidikan yang terpercaya, maju, dan berprestasi,” ungkap Suratno.
Ia menegaskan, peringatan HUT ke-37 bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sekaligus berbagai capaian yang telah diraih SMAN 3 Ponorogo.
“Jalan sehat ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar sekolah,” jelasnya.
Dengan memasuki usia 37 tahun, SMAN 3 Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan. Sekolah tersebut bertekad mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kacabdin: Saiyeg Saeka Kapti untuk Mencapai Kemuliaan
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo, Maskun, S.Pd., M.M., menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo.
Ia memberikan apresiasi atas berbagai capaian dan berharap SMAN 3 Ponorogo ke depan mampu menjadi salah satu sekolah rujukan, baik di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun nasional.
Menurut Maskun, angka 37 dalam momentum HUT kali ini dapat dimaknai sebagai semangat untuk menggabungkan tiga kepentingan menjadi satu tujuan. Hal tersebut selaras dengan tema “Saiyeg Saeka Kapti”, yang dimaknai sebagai semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan, kebahagiaan, dan kemuliaan.
“Ini untuk kepentingan sekolah, wali murid, dan murid semuanya. Semua itu bisa terwujud apabila tiga kepentingan tadi digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan kemuliaan,” kata Maskun.
Baca juga: Latihan Keras Berbuah Manis, SMAN 3 Ponorogo Borong Juara Lomba Gerak Jalan dan Yel-Yel 2026
Untuk mencapai kemuliaan tersebut, Maskun menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh keluarga besar SMAN 3 Ponorogo.
Pertama, menjaga almamater. Menurutnya, seluruh keluarga besar SMAN 3 Ponorogo merupakan satu kesatuan dalam satu almamater dan kepentingan yang sama sehingga harus dijaga bersama.
“Memang sangat penting berprestasi, tetapi apabila nilai karakternya berkurang, maka belum membanggakan untuk sekolah, Cabang Dinas, maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.
Maskun juga mengingatkan agar hubungan antara kakak dan adik kelas dibangun dengan semangat saling menjaga. Ia menekankan agar tidak terjadi kekerasan maupun tindakan yang tidak baik di lingkungan sekolah.
“Jagalah almamater dengan selalu meningkatkan karakter,” pesannya.
Kedua, meningkatkan inovasi. Maskun mendorong seluruh keluarga besar SMAN 3 Ponorogo untuk memanfaatkan inovasi dan perkembangan teknologi guna meningkatkan prestasi sekolah, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Sekarang ini kepercayaan dari masyarakat sudah diberikan kepada SMA 3 ini. Kita jaga lingkungannya, kebersihannya, programnya, semuanya juga dilaksanakan,” ujarnya.
Ketiga, menjaga kebersamaan dan kekompakan. Menurut Maskun, kebersamaan menjadi salah satu kunci untuk mencapai kesuksesan.
“Sehingga kalau tiga hal itu sudah terpatri dalam jiwa keluarga besar SMAN 3 ini, insyaallah angka 37 menggabungkan tiga kepentingan untuk mencapai satu tujuan, yaitu kemuliaan dan prestasi yang membanggakan serta menjaga kepercayaan masyarakat yang luar biasa,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Maskun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah memberikan dedikasi bagi SMAN 3 Ponorogo, termasuk kepada komite sekolah.
“Selamat dan selalu berupaya berinovasi. Kepada anak-anakku sekalian, ikutlah seperti slogannya, inovasi tiada henti, satu hati semakin di depan,” pungkasnya.
Puncak HUT ke-37 SMAN 3 Ponorogo tersebut kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat yang diikuti keluarga besar sekolah. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan sekaligus menjadi penanda komitmen SMAN 3 Ponorogo untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan melahirkan generasi yang berprestasi serta berkarakter.(aw)
Editor : Redaksi