JOMBANG, Beritaplus.id – Pembangunan infrastruktur kini semakin menyentuh wilayah pedesaan. Melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 2026, pemerintah mendorong peningkatan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa di Kabupaten Jombang.
Program ini menyasar 12 desa yang tersebar di enam kecamatan. Setiap kegiatan mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp500 juta, bersumber dari BPBPK, dengan pelaksanaan melalui skema Kerja Sama Antar Desa (KAD) yang melibatkan masyarakat setempat.
Adapun 12 desa penerima manfaat Program PISEW 2026 di Kabupaten Jombang meliputi:
Kecamatan Jombang: Desa Sumberjo dan Desa Banjardowo.
Kecamatan Gudo: Desa Plumbunggambang dan Desa Wangkalkepuh.
Kecamatan Ngoro: Desa Gajah dan Desa Pulorejo.
Kecamatan Plandaan: Desa Karangmojo dan Desa Jatimlerek.
Kecamatan Ploso: Desa Bawangan dan Desa Rejoagung.
Kecamatan Sumobito: Desa Segodorejo dan Desa Mlaras.
Program ini tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan melibatkan warga dalam pelaksanaan kegiatan, pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.
Baca juga: Warga Jombang Kini Lebih Mudah Akses Pemeriksaan Dini Benjolan Tidak Normal
Hingga Sabtu (17/10/2026), progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 40 persen. Pekerjaan terus dilaksanakan secara bertahap dengan harapan seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Infrastruktur jalan yang memadai menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat pedesaan. Selain menunjang mobilitas warga, jalan yang baik juga mempermudah akses menuju pusat perdagangan, fasilitas pelayanan publik, serta distribusi hasil pertanian ke pasar.
Perwakilan warga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program PISEW 2026 di wilayah mereka. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas sehari-hari dan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga: Perkuat Perlindungan Ibu dan Anak, Pemkab Jombang Satukan Tiga Inovasi Pendampingan ASI
“Kami sangat mengapresiasi adanya program ini. Semoga pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Infrastruktur jalan yang baik sangat membantu kegiatan warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar,” ujarnya.
Melalui Program PISEW 2026, pembangunan desa diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar konektivitas antarwilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Semangat gotong royong menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Sebab, jalan yang baik bukan sekadar penghubung antardesa, melainkan juga pintu menuju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama.(ajr)
Editor : Redaksi