PONOROGO, Beritaplus.id – Ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Ponorogo untuk menyaksikan pembukaan Kemilau Pekan Raya Ponorogo (KPRP) 2026, Senin (3/11/2026) malam. Gelaran yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tersebut resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hingga malam hari. Tidak hanya warga Ponorogo, pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur turut berdatangan untuk menikmati rangkaian acara pembukaan sekaligus menyaksikan penampilan grup musik nasional, Last Child.
Baca juga: Krisis Air Berakhir! 12 KK di Dukuh Kroyo Ponorogo Kini Nikmati Air Bersih
Menariknya, masyarakat dapat menikmati seluruh kemeriahan KPRP 2026 tanpa dipungut biaya tiket masuk alias gratis. Kegiatan ini berlangsung hingga 6 November 2026.
Sejak pukul 10.00 WIB, pengunjung telah memadati area InnoTech Expo dan Bazar UMKM. Berbagai stan pelayanan publik, inovasi daerah, serta produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Memasuki sore hingga malam, panggung utama menyuguhkan penampilan sejumlah musisi lokal hingga nasional. Rangkaian hiburan dimulai dari Fun Fun For Me, Easy Peacy, DJ Venth, Titik Balik Band, Kidnep Flanella, hingga penampilan puncak Last Child pada pukul 22.00–23.00 WIB yang sekaligus menutup rangkaian acara hari pertama.
Dalam sambutannya, Bunda Lis menegaskan bahwa Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 bukan sekadar agenda hiburan masyarakat, melainkan ruang bersama untuk mendorong kebangkitan berbagai sektor di Kabupaten Ponorogo.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkenalkan program kerja sekaligus memberikan informasi mengenai pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat.
“Kemilau Pekan Raya Ponorogo adalah panggung kebangkitan kita bersama. Panggung bagi organisasi perangkat daerah dalam memberikan pelayanan publik yang informatif, transparan, dan berkualitas kepada masyarakat,” ujar Bunda Lis.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pasar agar semakin berkembang dan naik kelas.
Baca juga: Ponorogo Inotek Award 2026 Diikuti 78 Inovator, Bunda Lisdyarita Resmi Buka Expo Inovasi
Selain itu, KPRP 2026 memberikan ruang bagi para kreator dan pelajar untuk menampilkan kreativitas serta mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan, di antaranya InnoTech Expo dan Student Music Festival yang kembali dihidupkan.
Bunda Lis menyebut keterlibatan inovator, kreator, dan pelajar merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem kreativitas di Kabupaten Ponorogo.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Ponorogo berharap berbagai potensi daerah dapat dipertemukan dalam satu ruang, mulai dari inovasi pelayanan pemerintahan, produk unggulan UMKM, hingga karya generasi muda.
Bunda Lis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat dari luar daerah yang telah memilih Ponorogo sebagai tujuan untuk menikmati rangkaian kegiatan KPRP 2026.
“Mari manfaatkan kesempatan berada di Ponorogo dengan mengenal berbagai potensi daerah, termasuk kuliner khas dan destinasi wisata Telaga Ngebel. Kami berharap event ini bisa menjadi kalender tetap tahunan yang semakin besar,” ungkapnya.
Baca juga: Lepas Kontingen POPDA 2026, Ponorogo Targetkan Tembus 10 Besar Jawa Timur
Lebih lanjut, Bunda Lis menyampaikan bahwa masyarakat Ponorogo dapat menikmati panggung hiburan rakyat secara gratis selama penyelenggaraan pekan raya. Setelah penampilan Last Child pada hari pertama, rangkaian hiburan akan terus berlangsung hingga acara penutupan yang dijadwalkan menghadirkan Darboy Genk.
Di sisi lain, Bunda Lis juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila aktivitas pembangunan dan perbaikan infrastruktur dalam beberapa bulan mendatang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan.
Ia memahami berbagai keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan maupun proses perbaikan infrastruktur yang belakangan ramai disampaikan melalui media sosial. Menurutnya, pekerjaan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan beragam agenda hiburan, pameran inovasi, serta promosi UMKM, KPRP 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang rekreasi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkenalkan potensi Kabupaten Ponorogo kepada masyarakat luas. (aw)
Editor : Redaksi