x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Dinilai Brangus Kebebasan Pers. Jurnalis Pasuruan Tolak RUU Penyiaran

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan - beritaplus.id | Digodoknya Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran oleh DPR RI. Mendapat penolakan para jurnalis diberbagai daerah, salahnya satunya Pasuruan. Mereka menilai RUU tersebut akan memberangus kebebasan pers Indonesia.

Ketua koordinator aksi Hendri Sulfianto dalam orasinya di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/5/2024) menyampaikan, aksi ini merupakan pembelaan terhadap profesi kita yang akan mendapatkan tekanan dari penguasa, maka kita melalui DPRD Kabupaten Pasuruan melayangkan surat penolakan RUU yang bertentangan dengan UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

"RUU Penyiaran ini merupakan ancaman bagi jurnalis. Kebebasan pers bakal diberangus. Profesi sebagai jurnalis terancam," kata Hendri.

"Ada beberapa pasal dalam RUU Penyiaran yang bertentangan UU Pers," sebutnya.

Ia tegaskan tugas media adalah melakukan investigasi terhadap informasi yang tak diketahui oleh publik. Menurutnya, pelarangan itu merupakan satu kekeliruhan karena tugas jurnalis justru melakukan investigasi.

Hal sama juga disampaikan, Tuji Hartono jurnalis media online, dengan RUU tentang penyiaran kita secara berlahan telah ditekan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, dengan kegiatan peliputan yang dilakukan para jurnalis.

"Secara perlahan RUU tentang penyiaran ini akan membatasi kinerja jurnalistik untuk melakukan peliputan, dimana adanya peliputan investigasi yang sangat ditunggu masyarakat," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh jurnalis dalam membela haknya yang selama ini sudah di atur dalam UU Dewan Pers, dimana kinerja jurnalistik bebas dalam melaksanakan tugasnya.

"Kita dukung apa yang diminta oleh jurnalistik Pasuruan akan penolakan RUU tentang penyiaran, dimana haknya dalam kerja jurnalistik telah dibatasi," ungkap Dion sapaan akrabnya.

Usai melakukan pertemuan dengan jurnalistik dan menemui kesepahaman bersama akan RUU tentang penyiaran, maka melayangkan surat kepada DPR RI terkait penolakan RUU tentang penyiaran yang saat ini sedang dibahas.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Jumat, 02 Jan 2026 20:30 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pengamat Politik : Pemilihan Kadis jadi Bukti Kredibilitas Bupati 

Pengamat Politik : Pemilihan Kadis jadi Bukti Kredibilitas Bupati  ...
Jumat, 02 Jan 2026 19:53 WIB | Peristiwa

Kolaborasi Akafarma Sunan Giri Ponorogo dan BPBD : Pelatihan Manajemen Bencana Pemahaman Mitigasi Bencana

Ponorogo, beritaplus.id | Akafarma Sunan Giri Ponorogo berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika ...
Kamis, 01 Jan 2026 16:21 WIB | Politik dan Pemerintahan

PUDAM Tirta Katong Ponorogo Catat Kemajuan Signifikan Sepanjang 2025, Siap Produksi AMDK 2026

Ponorogo, beritaplus.id |  Kemajuan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Katong Ponorogo cukup menggembirakan.  Perusahaan milik Pemkab Ponorogo itu ...
Kamis, 01 Jan 2026 14:35 WIB | Peristiwa

Kado Istimewa Akhir Tahun 2025 Tim Pramuka SMAN 1 Pulung Juara Umum Napak Tilas Soedirman 2025 

Ponorogo - beritaplus.id | Di penghujung akhir tahun 2025 kembali SMAN 1 Pulung menorehkan prestasi membanggakan.  Sekolah yang dipimpin Joko Wilis, tim ...
Kamis, 01 Jan 2026 10:44 WIB | Politik dan Pemerintahan

KEPO 2026 Resmi Dilaunching, Ponorogo Genjot Wisata dan Ekonomi Kreatif

Ponorogo, beritaplus.id | Dalam upaya meningkatkan sektor wisata dan ekonomi kreatif, Kabupaten Ponorogo secara resmi me launching terbaru meluncurkan program ...
Rabu, 31 Des 2025 18:05 WIB | Peristiwa

PAD Diskopindag Sampang 2025 Tembus Rp3,8 Miliar, Ketegasan Pengelolaan Pasar Jadi Kunci

SAMPANG, Beritaplus.id – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun A ...