x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Proyek Urugan di Desa Menganti Dipertanyakan Kelengkapan Izinnya

Avatar Yudi

Peristiwa

Gresik, BeritaPlus.id - Pengendara yang melintasi jalan Desa Menganti khususnya di Dusun Wonocolo, dibuat resah dengan keberadaan proyek urugan. Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, tak menyurutkan pekerja untuk menjalankan proyek tersebut.

Imbasnya, sisa tanah yang diangkut dump truk beberapa tercecer di jalan. Hal itu yang membuat pengguna jalan lebih ekstra hati-hati karena jalan licin akibat ceceran material urug bercampur air hujan.

Salah seorang pengguna jalan ialah Antonius Andhika. Dia yang kerap melintasi jalan Desa Menganti bertutur bahwa keberadaan proyek urug tanpa memperhatikan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Yang dia khawatirkan, ada korban kecelakaan jika tidak waspada akibat ceceran tanah urug yang membuat jalan licin.

"Tanah tercecer dari dump truk. Jika hujan, bisa licin. Sedangkan pihak pelaksana proyek, tidak memperhatikan dampak itu," katanya.

Sepengamatannya, proyek urug tersebut untuk pembangunan area perumahan. Dia tidak tahu detail nama perumahannya dan siapa developernya. Namun di sekitar lokasi urugan, tidak disebutkan nama proyeknya.

"Harusnya jika proyek itu benar, ada papan informasi nama pekerjannya, berikut nomor izin mendiri bangunan (IMB) dicantumkan. Jika seperti ini, saya sebagai warga curiga, apakah proyek tersebut berizin atau tidak. Biasanya pemilik lahan sudah mempersiapkan legalitas diantaranya Izin lingkungan setempat, Keterangan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR), Izin Pemanfaatan Lahan, Izin Prinsip, Izin lokasi, Izin dari Badan Lingkungan Hidup atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Izin dampak Lalu Lintas, termasuk Pengesahan Site Plan. Itu beberapa izin jika mau dibuat area perumahan," ungkapnya, pada Selasa 3 Desember 2024.

Dengan keberadaan proyek urugan tersebut, dia berharap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) datang ke lokasi untuk meninjau serta menanyakan kelengkapan legalitasnya. Dia juga berharap Kepolisian memeriksa sumber material urug. 

"Bisa jadi itu dari tambang ilegal. Makanya, harus diperiksa legalitasnya," tegasnya. (*)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Feb 2026 11:04 WIB | Peristiwa

Pengurus Ranting Bukit  Bambe Driyorejo Kirim Doa Untuk KH Abdul Azis

Gresik, Beritaplus.id - Kabar duka tengah menyelimuti warga Desa Bambe Driyorejo, pasalnya mereka baru saja ditinggal KH. Abdul Azis seorang tokoh ulama di ...
Rabu, 04 Feb 2026 09:43 WIB | Politik dan Pemerintahan

PKB Pasuruan Silaturahmi Politik ke Mas Rusdi. Berkomitmen Bangun Pasuruan

Pasuruan, beritaplus.id | Berkomitmen bangun Pasuruan ke depan. Jajaran Pengurus Dewan Pengurus Cabang ( DPC ) PKB Kabupaten Pasuruan silaturahmi politik ke ...
Rabu, 04 Feb 2026 08:00 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Gandeng Cempaka Foundation Melakukan Konservasi Hutan

Pasuruan, beritaplus.id | Memulihkan hutan di wilayah setempat, Pemkab Pasuruan berkaborasi dengan Cempaka Foundation meresmikan Program Konservasi Hutan dan ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:49 WIB | Peristiwa

Alip Sugianto: FPK Ponorogo Silaturohim ke Pesantren Darul Huda Mayak

Ponorogo, beritaplus.id | Alip Sugianto, ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ponorogo beserta jajaran pengurus sowan Kiai di Pondok Pesantren ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:47 WIB | Peristiwa

Panitia Tegaskan Konser Amal 1 Irama Tetap Digelar dengan Mengedepankan Nilai Religius

SAMPANG,Beritaplus.id — Panitia pelaksana Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara memastikan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 tetap b ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:41 WIB | Politik dan Pemerintahan

Satgas MBG Sampang Tegaskan Pengawasan Ketat, Warga Diminta Laporkan Menu Tak Layak

SAMPANG,Beritaplus.id - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kelayakan menu makanan yang dibagikan ...