x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Jotangan Center Diduga Mubazir, Ormas KORAK: Harus Diusut Sesuai UU!

Avatar Muhajir

Politik dan Pemerintahan

Mojokerto – beritaplus.id |
Bangunan Jotangan Center di Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang dibangun sebagai pusat oleh-oleh dan pengembangan UMKM, kini menuai kritik pedas. Proyek yang menelan anggaran hampir Rp 4,9 miliar dari APBD dalam kurun 2017 hingga 2019 ini diduga tak kunjung memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pantauan di lapangan menunjukkan banyak kios kosong, kondisi bangunan kurang terawat, serta minimnya aktivitas ekonomi.

Menanggapi hal tersebut, Ormas Koalisi Rakyat Anti Korupsi (KORAK) meminta aparat penegak hukum (APH) dan lembaga pengawas internal segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Syueb, Sekretaris Jenderal Ormas KORAK, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat indikasi pemborosan dan ketidakefektifan proyek ini.

 “Kami menilai proyek Jotangan Center telah menelan anggaran besar tapi output-nya tidak jelas. Jika ini dibiarkan tanpa audit, bisa berpotensi merugikan keuangan negara. KORAK mendesak BPK dan KPK melakukan audit menyeluruh,” ujar Syueb kepada beritaplus.id, Kamis (25/7/2025).

Ia juga menambahkan bahwa Inspektorat Daerah Kabupaten Mojokerto harus bersikap profesional dan responsif terhadap dugaan penyimpangan ini.

“Kami berharap APH dan Inspektorat segera menindaklanjuti secara serius sesuai amanat UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Jangan sampai publik menilai ada pembiaran yang terstruktur,” tegas Syueb.

Pihak Disperindag Kabupaten Mojokerto, melalui Plt. Kepala Dinas M. Iwan Abdillah, sebelumnya menyatakan bahwa Jotangan Center telah difungsikan, dan sebagian kios telah dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Namun, laporan investigatif dari Pena Rakyat News menunjukkan bahwa fasilitas tersebut nyaris tidak beroperasi secara aktif dan terkesan terbengkalai.

Warga setempat bahkan menyebut bangunan itu lebih sering sepi dan gelap pada malam hari, serta beberapa bagian fisiknya mulai mengalami kerusakan ringan.

Terkait hal tersebut, YAPERMA Siap Tempuh Jalur Hukum, Samsul, S.H., CPM, selaku Pimpinan Redaksi Pena Rakyat News dan juga Kepala Divisi Hukum YAPERMA, menegaskan akan menindaklanjuti temuan ini ke jalur resmi.

“Jika tidak ada tindakan dari Pemkab, kami siap mengadukan hal ini ke APIP, BPK, hingga KPK. Ini menyangkut transparansi dan tanggung jawab pengelolaan keuangan publik,” ujarnya.

Dengan total anggaran hampir Rp 4,9 miliar, publik berharap bangunan seperti Jotangan Center benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal, bukan sekadar monumen pembangunan tanpa nyawa. Ormas, media, dan masyarakat kini bersatu menagih komitmen pemerintah dan lembaga pengawas dalam menegakkan prinsip akuntabilitas dan transparansi.(*) 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...