x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

F-PKB DPRD Kab. Pasuruan Gelar Dialog Interaktif Serap Aspirasi Publik

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan, beritaplus.id | Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar dialog interaktif aspirasi publik, Kamis (11/9/2025) di kantor DPC setempat. Partai besutan Abdul Muhaimin Iskandar atau kerap disapa Cak Imin siap menerima saran, kritikan bahkan hujatan dari kalangan NGO dan organisasi mahasiswa.

"Kami mengundang teman-teman organisasi baik itu dari mahasiswa atau NGO di forum ini untuk memberikan kontribusi yang solutif bagi Indonesia khususnya Kabupaten yang kita cinta," kata Sudiono Fauzan Fraksi PKB.

Pria yang juga sebagai anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan menyingung soal isu-isu nasional terjadi di beberapa wilayah Indonesia dibulan Agustus 2025 lalu. Seperti di Jakarta, Makasar, Surabaya Jogja, Malang dan Kediri. "Alkamdulillah Pasuruan aman dan damai tidak ada kericuhan atau pembakaran," ujar dia.

Secara pribadi, ia melihat kejadian yang terjadi di sejumlah wilayah sebagai momen 'lelah'. Mulai dari ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi sampai sulitnya mencari lapangan pekerjaan. Kebetulan juga teman-teman yang ada di DPR-RI lidahnya 'kesloho'. "Jadi suasana panas. Namun kami di daerah (Kabupaten Pasuruan) tidak akan tutup mata. Kalau ada saran dari teman-teman pasti akan kami sampaikan di tingkat pusat," tambahnya.

Lujeng Sudarto, Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan Publik (PUSAKA) menyinggung marak tambang galian sirtu ilegal di Pasuruan. Bahkan, aktifis yang dikenal kerap kritisi kebijakan ini menantang F-PKB berkomitmen mengawal kasus tambang. Menurutnya, keberadaan tambang ilegal berpotensi merusak ekosistem alam.

"Apakah berani partai hijau (PKB) mengawal perubahan Perda terkait pertambangan di wilayah Pasuruan," tanya Lujeng.

Ia menilai, Perda tentang pertambangan di Pasuruan tidak mengatur pidana. Sedangkan, di daerah-daerah lain. Seperti Sidoarjo dan Surabaya perda mengatur pertambangan sangat tegas.

"Di Sidoarjo perda terkait Pertambangan ada sanksi pidananya. Sedangkan di Pasuruan tidak ada," pungkas.

Mereka yang hadir diacara dialog interaktif berkomitmen menjaga Pasuruan aman, dan damai. Tak kalah penting menjaga alam dari kerusakan oknum-oknum tidak bertanggungjawab. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...