x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Terkait Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Jombang, Ketua LP3 Sapujagad Minta Dievaluasi

Avatar Muhajir

Politik dan Pemerintahan

Jombang — BeritaPlus.id | Dinilai terlalu tinggi dan tidak berpihak pada kondisi masyarakat, Ketua Lembaga Pengawal Program Pemerintah (LP3) Sapujagad, Rachman Alim, meminta agar Bupati Jombang, Ketua DPRD Jombang, dan Gubernur Jawa Timur segera mengevaluasi besaran tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi bagi pimpinan serta anggota DPRD Jombang.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Jombang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Jombang.

Dalam pasal 11 Perbup itu dijelaskan, jika Pemerintah Daerah belum bisa menyediakan rumah negara dan kendaraan dinas bagi pimpinan maupun anggota DPRD, maka diberikan tunjangan perumahan dan transportasi dengan rincian sebagai berikut:

Ketua DPRD: Rp37.945.000 per bulan

Wakil Ketua DPRD: Rp26.623.000 per bulan

Anggota DPRD: Rp18.865.000 per bulan

Tunjangan transportasi: Rp13.500.000 per bulan (berlaku mulai 1 Januari 2025)

Menurut Rachman Alim, angka tersebut terlalu besar dan mencederai rasa keadilan sosial.

 “Saya sudah turun langsung ke lapangan, dari pasar ke pasar, warung ke warung, sampai pedagang kaki lima. Semua mengeluh karena pendapatannya seret dan tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan bukan karena iri terhadap gaji dan tunjangan DPRD, melainkan karena kurangnya kepekaan sosial para wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat.

“Bukannya iri, tapi mestinya anggota DPRD itu peka. Banyak jalan, jembatan, sekolah, dan sarana ibadah yang rusak dan butuh perhatian. Jadi, tunjangan yang berlebihan sebaiknya dikurangi,” tegas Alim.

Lebih lanjut, pihaknya meminta agar Perbup Jombang No. 66 Tahun 2024 segera dievaluasi dan besaran tunjangan dikurangi mulai tahun 2026.

Selain itu, tunjangan yang sudah diterima di tahun 2025 akan dimintakan audit investigatif kepada BPK.

“Meskipun BPK sudah rutin melakukan audit, untuk hal ini mari kita kawal bersama. Kalau ditemukan nilai yang berlebihan, wajib hukumnya dikembalikan oleh anggota DPRD Jombang,” katanya.

Rachman Alim juga mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmadji, yang secara pribadi mendukung adanya pengurangan tunjangan, namun belum dapat memutuskan secara kelembagaan.

 “Beliau setuju dikurangi, tapi harus dimusyawarahkan dulu dengan seluruh anggota DPRD,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak LP3 Sapujagad telah mengirimkan surat resmi permohonan evaluasi kepada Bupati Jombang, Ketua DPRD Jombang, dan Gubernur Jawa Timur.

 “Kita tunggu responnya. Kalau tidak ada tanggapan positif, ya terpaksa kita ajukan judicial review ke Mahkamah Agung,” tegas Alim.

Ia menutup dengan pesan moral bagi para wakil rakyat agar lebih memihak pada kepentingan masyarakat.

 “Mengalah demi kebaikan masyarakat itu lebih baik, daripada hidup senang di atas penderitaan rakyat,” pungkasnya.
(ajr)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 01 Feb 2026 12:21 WIB | Peristiwa

Lek Sul Tinjau SDN 1 Bulusari usai Direhap  

Pasuruan - beritaplus.id | Usai direhap, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat langsung melakukan peninjuan ke SDN1 Bulusari Kecamatan Gempol, Sabtu ...
Minggu, 01 Feb 2026 12:18 WIB | Peristiwa

Dewan Mengaprisiasi Polisi, Mengkritik Pemkot. Soal Penutupan Kafe Menyediakan Miras 

Pasuruan - beritaplus.id | Langkah tegas aparat kepolisian (Polres Pasuruan Kota) dalam menertibkan kafe yang kedapatan menjual minuman keras (miras) ilegal di ...
Minggu, 01 Feb 2026 06:14 WIB | Politik dan Pemerintahan

Dr. Transtoto: Ahli Hutan Banyak, Patriotisme Dan Kesejahteraan Menjadi Masalah Kunci

Jogjakarta - beritaplus.id | Menurut ahli, kehutanan perlu dikelola secara teknis dan ilmiah dengan penghasilan yang layak Indonesia yang memiliki hutan rimba ...
Sabtu, 31 Jan 2026 19:12 WIB | Peristiwa

Harlah NU ke-100, PCNU Bangil Siapkan 100 Tumpeng Simbol Kebersamaan 

Pasuruan, beritaplus.id | Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan. PCNU Bangil menyiapkan 100 tumpeng sebagai simbol ...
Sabtu, 31 Jan 2026 14:05 WIB | Peristiwa

Mahasiswa KKN Dorong Digitalisasi UMKM di Nagari Padang  Ganting melalui Pembaruan Lokasi di Google Maps

Oleh : Fhirasa Istivani, Mahasiswa KKN Reguler 1 Unand 2026 dan salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis universitas Andalas Mahasiswa Kuliah Kerja ...
Sabtu, 31 Jan 2026 13:50 WIB | Peristiwa

Website Nagari Padang Ganting sebagai Instrumen Digital dalam Pengelolaan Informasi Nagari

Oleh: Farezki Guna Mandiri, Mahasiswa KKN Reguler I 2026 Universitas Andalas dan Mahasiswa Fakultas Teknik Departemen Teknik Mesin 2023. Padang Ganting, Tanah ...