x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

BEM FH UWP Gelar Kajian Polemik Penobatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Avatar Ida Djumila

Peristiwa

 Surabaya, beritaplus.id | Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra (BEM FH UWP) menyelenggarakan Kajian Hukum bertajuk “Polemik Penobatan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional” pada Rabu 10 Desember 2025 di Ruang Aula Universitas Wijaya Putra.

Narasumber pada kajian hukum tersebut adalah Advokat sekaligus Dosen FH UWP Dr. Erry Meta, S.H., M.H., Aisyah Kholila Salsabila, mahasiswa FH UWP selaku moderator serta Elki Forlando dan Nazwa Fa’adila Putri Suryanto selaku pemandu acara.

Pada pemaparan tersebut Erry Meta yang juga merupakan saksi sejarah Reformasi 1998 menyampaikan sejumlah dinamika yang terjadi di Masa Orde Baru dari berbagai sisi. Sebagian yang merindukan Orde Baru karena pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang sangat masif pasca inflasi parah di era Orde Lama. Namun di sisi lain, terdapat sejumlah catatan kelam di masa itu.

“Di sisi lain, terdapat catatan pelanggaran HAM berat seperti pembantaian jutaan masyarakat sipil pasca G30S PKI tahun 1965. Di samping itu, praktik KKN merajalela di era tersebut yang mana itu semua tidak dapat kita pungkiri.”, ujar Erry.

Ia memaparkan bahwa memang dari sisi legalitas, Soeharto memenuhi persyaratan yuridis dan formal terkait penetapan sebagai pahlawan nasional berdasarkan undang-undang. Namun menurutnya, aspek legalitas saja tidak cukup.

“Dari sisi legalitas mungkin itu sah, namun kita jangan meninggalkan aspek lain yakni aspek keadilan dan kemanusiaan. Berapa banyak orang yang menanti keadilan atas kejahatan HAM di masa lampau”, Tegas Erry.

Terkait dengan pembatalan, ia menyampaikan bahwa keputusan tersebut dapat digugat ke PTUN karena bentuknya ialah Beschikking, dalam hal ini ialah Keputusan Presiden.

Ketua Pelaksana, Charlina Selviani Mano menyampaikan bahwa tema yang dipilih berkaitan dengan Hari HAM internasional yang diperingati setiap 10 Desember.

“"Kita melihat muncul polemik terkait penobatan gelar pahlawan kepada Soeharto. Ada yang pro dan ada yang kontra karena pelanggaran HAM dan praktik KKN di masa orde baru.", Kata Charlina.

Sementara itu, Dekan FH UWP, Dr. Andy Usmina Wijaya, S.H., M.H., mengapresiasi kegiatan Kajian Hukum yang sudah diselenggarakan BEM FH UWP selama setahun.

“Kegiatan seperti ini merupakan sarana pembelajaran dalam peningkatan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis namun tetap sesuai dengan koridor norma hukum dan etika”, kata Andy.

Di samping itu, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan dengan melihat beberapa permasalahan di tengah masyarakat, hal tersebut sejalan dengan penerapan Sociopreneurlegalship bagi FH UWP.(*)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...
Jumat, 23 Okt 2026 18:11 WIB | Notaris

Nama PWI Sampang Dicatut untuk Dugaan Pemerasan Sekolah, Hanggara Siap Lapor Polisi

Sampang, beritaplus.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Madura, menyoroti dugaan intimidasi dan pemerasan terhadap pihak sekolah oleh ...