Semarak PAC GP Ansor Ponorogo Gelar Peringatan Satu Abad NU Fest 100 Tumpeng
Ponorogo, beritaplus.id | Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ponorogo menggelar peringatan satu abad NU Fest bertempat di panggung Ekraf Mixzone jalan pramuka Jum’at (30/1/2026).
Opening ceremony kegiatan satu abad NU Fest yang diinisiasi keluarga besar MWC NU Ponorogo dibuka secara resmi oleh KH. Muhsin, M.Ag rais MWC NU Ponorogo ditandai dengan menabuh samproh.
Beberapa rangkaian kegiatan ikut menyemarakan satu abad NU Fest diantaranya bazar UMKM se Ponorogo, pentas hadroh dan pelajar, pertunjukan jaranan brandal loka jaya, jalan santai warga NU se kecamatan Ponorogo, serta mujahadah dan kenduri 100 tumpeng.
Muhibun Ketua Ansor PAC Kota sekaligus ketua panitia satu abad NU Fest mengaku bangga dan bersyukur kegiatan berjalan semarak.
“Alhamulillah ada 22 peserta bazar UMKM ikut menyemarakan peringatan satu abad NU Fest yang diikuti muslimat, fatayat, IPNU, PPNU, ansor dan seluruh keluarga besar yang ada di Ponorogo,”tuturnya.
Dikatakan Muhibun, peringatan satu abad NU Fest ini menjadi momentum dalam memperkuat penguatan konsolidasi kader NU di tingkat lokal Ponorogo.
“Mudah-mudahan kegiatan yang berlangsung selma 2 hari ini mulai hari Jum’at tanggal 30 hingga besuk malam sebagai puncak acara ada mujahadah dan tumpengan seratus tumpeng berjalan sukses dan lancar,”harapnya.
Di tempat yang sama, KH. Muhsin, M.Ag rais MWC NU Ponorogo menyampaikan bahwa Jamiah Nahdatul Ulama didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 sehingga pada tangal 31 Januari 2026 genap berusia 100 tahun atau satu abad dalam hitungan tahun Masehi.
“Oleh karena itu dalam peringatan yag sangat membahagiakan ini MWC Ponorogo bersama dengan seluruh NU dibawah MWC NU Ponorogo dan dikomandani Muhib menyelanggarakan NU festival dalam rangka 1 abad,”terangnya.
Hal ini dilakukan semata-mata bersyukur pada Allah bahwa Jamiah NU yang telah membesarkan warga NU hingga berusia 100 tahun diungkapkan diekspresikan dengan menyelenggarakan kegiatan yang positif.
“Terima kasih disampaikan kepada peserta UMKM yang telah berpartisipasi ikut menyemarakan kegiatan ini,”ucapnya
Peringatan Satu Abad NU Fes sebagai tabarukan capaian amal terhadap perjuangan dan akhlakul kharimah para pendiri NU.(aw)
Sementara Dwi agus Prayitno Ketua DPRD Ponorogo menegaskan, kegiatan ini bukan hanya sekedar perayaan seremonial melainkan wujud nyata pelestarian tradisi kearifan lokal serta nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ruh perjuangan Nahdatul Ulama.
Kang Wiw sapaan akrab Dwi Agus Prayitno menandaskan, mujahadah dan kenduri 100 tumpeng mengajarkan makna syukur, gotong royong, persatuan dan kepedulian sosial nilai yang sangat releven dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa saat ini.
Menurut Kang Wie satu abad perjalanan NU telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara khususnya dalam menjaga keutuhan NKRI, merawat moderasi beragama, serta memperkuat harmoni sosial ditengah keberagaman.
“Oleh karena itu DPRD senantiasa mendukung setiap ikhtiar dan kegiatan positif NU yang berorientasi pada penguatan nilai keagamaan, kebudayaan dan kemasyarakatan,”pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi