Ponorogo - beritaplus.id | Kamis (5/2/2026) jembatan Depok yang merupakan penghubung antara dua desa (Desa Nambak dan Desa Bekare) di Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo ambrol, Selasa (10/02/2026).
Saat itu juga Babinsa Koramil Tipe B 0802/11 Bungkal beserta perangkat desa mendatangi lokasi kejadian dilanjutkan melakukan kordinasi terkait penanganan serta memasang rambu darurat sementara.
Baca juga: Forum Evaluasi RSMZ, Pemkab Sampang Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan
Dari hasil rapat atau koordinasi antara Kepala desa Nambak bersama Koramil, Bappeda, BNPB, Dinas PU serta pihak Kecamatan Bungkal, maka hari ini dilakukan kerja bakti di lokasi jembatan Depok yang ambrol tersebut.
Berikut penjelasan Danramil Tipe B 0802/11 Bungkal Kapten Cpl Agus Suprapto S, sos. saat dikonfirmasi Media terkait kerja bakti yang melibatkan 12 anggotanya tersebut.
Baca juga: Imam Saifudin Buka Zapo Competition 2026 SMPN 1 Ponorogo Waktunya Unjuk Bakat dan Prestasi
“ Kami dari Koramil 11 Bungkal bersama perangkat desa serta masyarakat melakukan kerja bakti di lokasi Jembatan Depok yang ambrol diperkirakan faktor alam, pondasi tergerus dan longsor mengakibatkan jembatan putus sedangkan saat itu tidak ada hujan dan tidak banjir, “ ujar Danramil 11 Bugkal yang juga menjelaskan terkait mekanisme kegiatan yang dilakukan.
“ Kerja bakti hari ini kami fokus pada pembuatan jembatan bambu darurat khusus bagi pejalan kaki serta memasang tanda larangan melintas bagi semua jenis kendaraan sampai menunggu ada perbaikan jembatan secara permanen dari pemerintah, “ terang Batuud Koramil Tipe B 080-2/11 Bungkal.
Baca juga: Lek Sul Tinjau SDN 1 Bulusari usai Direhap
Berkat kerja gotong royong dan kerjasama antara TNI dan masyarakat yang sangat kompak dan penuh dengan kekeluargaan maka kerja bakti pembuatan jembatan bambu darurat tersebut hanya dilakukan selama satu hari saja.
Editor : Redaksi