Kolaborasi Lintas Sektor, IAI dan Akafarma Sunan Giri Ponorogo Gelar Baksos Pengabdian Masyarakat di Sawoo

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id – Semangat kepedulian dan kebersamaan membuncah di pelosok bumi Reog. 

Menggandeng berbagai elemen lintas sektor, Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Cabang Ponorogo (IAI Ponorogo) bersama Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma) Sunan Giri Ponorogo sukses menyelenggarakan bakti sosial (baksos) pengabdian masyarakat di Desa Temon Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: Akafarma Sunan Giri Ponorogo Sukses Gelar PROSMA 2026/2027, Bekali Mahasiswa Baru dengan Beragam Materi

Aksi kemanusiaan yang dipusatkan di kompleks sekolah MTs dan MA Da'ar Al-Hikmah ini menjadi bukti nyata sinergi nyata dunia pendidikan, profesi kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan dalam meningkatkan derajat kesehatan warga pelosok Ponorogo.

Tidak tanggung-tanggung, kolaborasi ini turut mengandeng deretan mitra strategis. Mulai dari RS Muslimat Ponorogo, RS Darmayu Ponorogo, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ponorogo, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Ponorogo, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Ponorogo, hingga Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Ponorogo.
 
Aksi Pengabdian Masyarakat ini dirancang komprehensif agar menyentuh seluruh lapisan usia masyarakat setempat. Berbagai layanan sosial dan kesehatan dihadirkan secara cuma-cuma, meliputi pengobatan gratis bagi 200 warga sekitar, khitan massal gratis, hingga pembagian 300 paket daging kurban untuk membantu memenuhi gizi keluarga.

Tak hanya fokus pada kuratif (pengobatan), aspek preventif (pencegahan) dan edukasi juga menjadi pilar utama. Para siswa di lingkungan setempat mendapatkan pembekalan penting, di antaranya penyuluhan kesehatan reproduksi remaja bagi siswa-siswi MTs dan MA Da'ar Al-Hikmah, serta edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dikemas menarik untuk murid-murid SDN 4 Temon.

Ketua panitia pelaksana, Ernando yang merupakan pengurus IAI Ponorogo, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas antusiasme warga serta solidnya kerja sama antar-organisasi yang terlibat. 

Baca juga: Akafarma Sunan Giri Ponorogo Launching Program 1000 Santri Farmasi

Menurutnya, pemilihan lokasi di Desa Temon didasari oleh kebutuhan akses layanan kesehatan yang memang perlu didekatkan ke masyarakat.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan dengan sangat lancar dan kondusif. Kehadiran ratusan warga sejak pagi menjadi bukti bahwa layanan seperti ini memang sangat dinantikan,"kata Ernando saat ditemui wartawan di lokasi kegiatan.

Menurut Ernando bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan membangun kesadaran jangka panjang mengenai pentingnya investasi kesehatan sejak dini.

Baca juga: Akafarma Sunan Giri dan RSU Muhammadiyah Ponorogo Bersinergi  Upaya Cetak Lulusan Farmasi Siap Kerja

"Kami tidak hanya mengobati yang sakit hari ini. Lewat penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di MA/MTs serta edukasi pola hidup sehat di sekolah dasar, kami ingin menanamkan fondasi generasi masa depan Ponorogo yang lebih sehat dan tangguh,"tuturnya.

Keberhasilan acara ini menonjolkan bagaimana ego sektoral mampu dilebur demi misi kemanusiaan. Kehadiran para apoteker dari IAI dan PAFI, akademisi dari Akafarma, tim medis dari RS Muslimat dan RS Darmayu, serta jaringan pemuda dan alumni dari GP Ansor, LKNU, hingga IKA Unair menciptakan kolaborasi pelayanan masyarakat yang sangat rapi.

Hingga acara berakhir siang hari, seluruh paket pengobatan, khitan, dan distribusi daging kurban berhasil disalurkan secara tepat sasaran, meninggalkan kesan yang sangat baik dan mendalam bagi warga Desa Temon.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru