Akafarma Sunan Giri Ponorogo Launching Program 1000 Santri Farmasi
Ponorogo, beritaplus.id | Akafarma Sunan Giri Ponorogo resmi menggandeng PC Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU Ponorogo meluncurkan Program 1.000 Santri Farmasi, Rabu (11/2/2026).
Acara launching digelar langsung di kampus Akafarma yang dihadiri pimpinan kampus, pengurus RMI, Yayasan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Batoro Katong, Ketua PCNU Ponorogo, serta perwakilan dari 30 pondok pesantren se-Ponorogo.
Ketua PC RMI Ponorogo Gus Rahman mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekedar program pelatihan biasa, namun sebagai gerakan strategis menggabungkan tafaqquh fiddin dengan kompetensi profesional di bidang kesehatan.
Gus Rohman, menegaskan santri hari ini harus naik kelas. Bukan hanya piawai membaca kitab kuning, tetapi juga cakap meracik obat, memahami farmakologi, hingga siap terjun di sistem pelayanan kesehatan formal.
Kenapa Ini Menarik Buat Anak Muda?
Program ini punya empat misi besar yang relevan banget buat generasi sekarang.
Pertama skill yang punya nilai jual tinggi.
Santri dibekali kompetensi farmasi yang aplikatif dan sesuai kebutuhan sektor kesehatan publik. Artinya, peluang kerja terbuka lebar.
Kedua mandiri secara ekonomi
keahlian farmasi bisa jadi modal usaha mandiri dari pengelolaan layanan obat di pesantren hingga kontribusi di fasilitas kesehatan.
Ketiga pesantren jadi pusat layanan kesehatan dengan 1.000 santri terlatih.
Pesantren tidak lagi sekadar pusat pendidikan moral, tapi juga punya kapasitas pelayanan kefarmasian bagi masyarakat sekitar.
Keempat profesional, beretika. Lulusan diproyeksikan jadi tenaga farmasi unggul yang memadukan standar profesi kesehatan dengan nilai-nilai kepesantrenan.
*Santri Farmasi, Tren Baru?*
Kolaborasi ini membuka peluang lahirnya generasi “Santri Farmasi” anak muda religius, kompeten, dan siap menjawab tantangan zaman.
Di era ketika sektor kesehatan dan industri farmasi terus berkembang serta kebutuhan tenaga farmasi yang terus meningkat, kuliah di kampus farmasi berbasis nilai seperti Akafarma Sunan Giri jadi opsi yang bukan cuma realistis, tapi strategis.
Bagi anak muda Ponorogo dan sekitarnya, ini momentum. Dunia farmasi bukan lagi sekadar jurusan, melainkan jalan pengabdian yang punya dampak sosial nyata.
Farmasi kini bukan hanya soal obat. Ini tentang kontribusi, kemandirian, dan masa depan.
Kampus Akafarma Sunan Giri Ponorogo siap menyambut dan mendidik santri untuk menjadi tenaga farmasi yang profesional namun tetap agamis sebagai identitas utama dari santri.
Editor : Redaksi