Dikasus Jual-Beli Stan. Polisi Periksa Ketua Paguyupan PKL Pasar Wisata Cheng Hoo 

Reporter : Didik Nurhadi
Guntur Ketua Paguyupan PKL Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan Usai Diperiksa Polisi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan stan. 

Pasuruan, beritaplus.id | Guntur Ketua Paguyupan PKL Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan penuhi panggilan penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Satreskrim Polres Pasuruan untuk diperiksa atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan stan pasar dengan kerugian 160 juta. Sebelumnya, polisi periksa sejumlah orang saksi diantaranya Kepala UPT, operator Pasar, dan Subekti Utoma selaku penata I Analis di lingkungan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (Diskoperindag).

Dari pantauan beritaplus,id, Kamis (11/6/2026), di Polres Pasuruan, Guntur Ketua Paguyupan Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan datang sekitar pukul 09.00 WIB langsung masuk ke ruang penyidik untuk diperiksa sebagai saksi atas laporan empat pedagang durian. Usai diperiksa Guntur langsung ngacir pergi tidak menghiraukan awak media yang lama menunggu untuk wawancara.

Baca juga: Penggrebekan Gudang Oplosan LPG di Rembang, Polisi Amankan 4 Orang Salah Satunya Pemilik Usaha

"Jangan tanya ke saya, tanya saja langsung ke penyidiknya," singkat Guntur sambil berlalu pergi.

Sementara itu, Heri Siswanto kuasa hukum empat pedagang durian menyebut semua bukti seperti dokumen SK-PKL, video penerimaan uang yang diterima Guntur Ketua Paguyupan PKL telah diberikan ke penyidik.

Baca juga: Polisi Gerebek Gudang di Rembang Yang Diduga Oplos LPG Subsidi 

"Video penerimaan uang stan yang diberikan kliennya ke Guntur Ketua Paguyupan sudah kita serahkan ke penyidik sebagai bukti adanya dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan," tandasnya. 

Ia juga menduga, SK-PKL yang dikeluarkan oleh Diskoperindag Kabupaten Pasuruan asli tapi palsu (aspal). Karena tidak ada nomer serta tanggal dan tahunnya di SK tersebut. "Kami menduga keluarnya SK-PKL melibatkan oknum dinas sendiri. Makanya kami melaporkan adanya penyelewengan kewenangan yang saat ini sudah kami laporkan ke kejaksaan," sebut Heri. 

Baca juga: Usut Kasus KDRT, Polisi Kembali Periksa Pelapor Asal Bulusari

Heri pun mendesak kepolisian untuk segera mengusut kasus ini sampai tuntas. Dengan mengungkap siapa ator intelektual kasus tersebut. (dik)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru