Ponorogo - beritaplus.id | Siswa siswi baru SMAN 3 Ponorogo kelas X sebanyak 432 anak mengikuti serangkaian MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di Edutorium Indraprasta penuh khidmat dan semangat.
Tahun ajaran baru menjadi momen yang istimewa bagi setiap peserta didik sebagai hari pertama sekolah melalui MPLS Ramah agar memperoleh pengalaman baru yang bermakna dan menyenangkan sejak hari pertama sekolah.
Baca juga: DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol
Ini bukan hanya sekedar awal memasuki ruang kelas, namun merupakan langkah pertama dalam membangun semangat belajar, pembentukan karakter, dan rasa percaya diri.
Mereka yang baru lulus SMP dengan seragam aneka warna almamater selama MPLS terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan panitia untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah di sekolah.
Materi utama Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Pagi Ceria, Sopan dan Santun Bermedia Sosial, Budaya 5S Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun.
Materi pilihan memuat berbagai nilai tradisi maupun program unggulan yang dimiliki oleh satuan pendidikan.
Materi pendukung lainnya seperti edukasi tentang Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), serta pendidikan antikorupsi.
Kepala SMAN 3 Ponorogo menyampaikan selamat kepada siswa-siswi baru dan harus semangat dalam mengikuti kegiatan MPLS 2025 di SMA Negeri 3 Ponorogo yang tercinta.
“Kami sangat senang dapat menyambut kalian semua sebagai anggota baru keluarga sekolah ini. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan tahap awal yang sangat penting dalam perjalanan pendidikan kalian di SMA,”ungkapnya.
Baca juga: Anggota Satgas TMMD 130 Kodim 0814/Jombang Perkuat Komsos di Desa Klitih
Ia mengungkapkan, tujuan dari MPLS ini adalah untuk memperkenalkan kalian dengan lingkungan sekolah, sistem pembelajaran, dan juga memberikan informasi penting mengenai aturan-aturan sekolah serta fasilitas yang tersedia.
“Selama MPLS ini, kalian akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang dengan baik untuk membantu kalian beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru disini. Untuk itu, manfaatkan masa MPLS sebagai awal membangun prestasi, lantaran keberhasilan di bangku SMA tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Selain itu, kalian bisa berkenalan dan berinteraksi dengan teman-teman baru Tentunya, kami sangat mendorong kalian untuk dapat terbuka dan aktif berpartisipasi dalam semua kegiatan selama MPLS berlangsung,”tuturnya.
Beliau berharap kegiatan MPLS ini dapat memberikan fondasi yang kuat untuk memulai perjalanan di SMA Negeri 3 Ponorogo dapat merasa nyaman di lingkungan sekolah, sehingga dapat fokus dalam belajar dan mengembangkan potensi diri kalian.
“Terima kasih atas perhatian kalian, semoga MPLS kali ini menjadi awal yang luar biasa untuk kalian semua. Selamat datang di SMA Negeri 3 Ponorogo, tempat kalian berproses untuk menjadi manusia yang sukses dengan cara kalian masing-masing berdasarkan potensi dan bakat kalian,”pungkasnya.
Baca juga: Dua Tahun Prabowo: Harapan Buruh, Janji Perlindungan, dan Pekerjaan Rumah!
Keberhasilan MPLS pada akhirnya tidak diukur dari kemeriahan acara pembukaan ataupun banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.
Keberhasilannya justru tampak dari hal-hal yang sederhana senyum murid ketika pulang ke rumah, cerita antusias yang dibagikan kepada orang tua, serta keinginan untuk kembali ke sekolah dengan perasaan bahagia pada keesokan harinya. Itulah ukuran paling nyata bahwa sekolah telah berhasil menjadi tempat yang memanusiakan manusia.
Hari pertama di sekolah bukan hanya awal perjalanan belajar, tetapi juga awal membangun karakter, integritas, dan rasa percaya diri.
Mari jadikan MPLS Ramah sebagai pengalaman yang membahagiakan, karena setiap anak berhak memulai mimpinya dalam lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kasih. (Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur)
Editor : Redaksi