Pasuruan, beritaplus.id | Dugaan pungutan liar (pungli) terjadi di area toilet umum Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan. Sejumlah pengunjung tempat wisata mengeluhkan adanya pungutan biaya sebesar Rp2.000 sampai Rp 5.000 per orang untuk menggunakan fasilitas toilet yang seharusnya dapat diakses secara umum dan gratis.
Munculnya keluhan tersebut, ketika pengunjung wisata dari berbagai daerah yang berhenti di rest area Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan untuk beristirahat, sholat atau membeli oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan dibawah pulang.
Baca juga: Pedagang Durian Cheng Hoo Bandel, Tetap Berjualan di Pinggir Jalan Membuat Kumuh dan Macet
"Harusnya fasilitas umum seperti toilet bisa diakses gratis. Apalagi kalau musim liburan banyak pengunjung obyek wisata dari berbagai daerah yang berhenti di Cheng Hoo," ujar Haryanto salah seorang pengunjung wisata asal Surabaya, Minggu (9/8/2026) sore.
"Sudah toiletnya kotor penjaga kurang ramah," tambahnya.
Selain mempersoalkan biaya, pengunjung pasar wisata Cheng Hoo juga mempertanyakan dasar pungutan yang dilakukan serta pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas tersebut.
Baca juga: Lujeng : Pengembalian Uang Tidak Menghapus Tindak Pidana
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni dikonfirmasi beritaplus.id, Senin (10/8/2026) mengatakan bawah fasilitas toilet di kawasan pasar wisata Cheng Hoo Pandaan telah dikelola pihak ketiga.
"Teknis seperti apa saya tidak tahu coba tanyakan langsung ke kepala UPT Pasar atau Pak Bhakti," kata Ghoni.
Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan digadang-gadang sebagai ikon Kabupaten Pasuruan di sisi Barat. Tempat
Baca juga: Kepala UPT Pengelolaan Pasar Akui Dua Toilet Dikelola Pihak Ketiga
Diketahui pasar wisata Cheng Hoo Pandaan berdampingan dengan Masjid Cheng Hoo yang digadang-gadang sebagai ikon Kabupaten Pasuruan di sisi barat. Pasar ini sebagai tempat kuliner dan oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan. Dilokasi Pasar Wisata Cheng Hoo dilengkapi dua fasilitas toilet yakni dekat kantor pasar dan pintu keluar. Dua fasilitas toilet dikelola Diskoperindag.
Masyarakat berharap fasilitas umum yang ada di pasar wisata Cheng Hoo, Pandaan dikelola dengan baik dan transparan. Jangan dibuat ajang pungli. (dik)
Editor : Redaksi