Pasuruan, beritaplus.id | Iwan Wahyudi Kepala UPT Pengelolaan Pasar Diskoperindag Kabupaten Pasuruan mengakui dua fasilitas umum berupa toilet dalam Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan dikelola pihak ke tiga. Namun sayang, ia enggan beberkan bentuk kerjasama ke publik.
"Iya benar dua fasilitas umum yang ada Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan telah dikelola pihak ke tiga," kata Iwan pada beritaplus.id, Senin (10/8/2026).
Baca juga: Pedagang Durian Cheng Hoo Bandel, Tetap Berjualan di Pinggir Jalan Membuat Kumuh dan Macet
Ia mengaku, sebelum menjabat sebagai Kepala UPT Pengelolaan Pasar, toilet tersebut sudah dikelola pihak ketiga. Dan itu sudah keluar Surat Keputusan Perjanjian Kerjasama (SK-PK).
"Sudah ada surat perjanjian kerjasama antara Diskoperindag dengan pihak ketiga," tandasnya.
Baca juga: Lujeng : Pengembalian Uang Tidak Menghapus Tindak Pidana
Meskipun demikian, Pemkab Pasuruan melalui Diskoperindag Kabupaten Pasuruan terus melakukan evaluasi secara berkala. Mulai soal kebersihan pasar hingga retribusi agar dapat dilakukan secara efektif menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Tak kalah penting perbaikan fasilitas pasar penertiban data pedagang, serta pengawasan ketat untuk mencegah kebocoran setoran," ujar Iwan.
Baca juga: Pengunjung Keluhkan Pungli Toilet di Pasar Wisata Cheng Hoo
Terkait praktik pungli terjadi di area toilet umum Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan yang dikeluhkan sejumlah pengunjung tempat wisata. Pihaknya akan koordinasi dengan kepala pasar.
"Kencing aja pungutan Rp 5.000 per orang ya keterlaluan itu namanya," sebutnya.
Mencuatnya praktik pungli menggunakan fasilitas toilet di Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan datang dari sejumlah pengunjung tempat wisata yang berhenti di rest area Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan sebesar Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. (dik)
Editor : Redaksi