PAIS Award 2026 Ponorogo, Apresiasi untuk Guru dan Penyuluh Agama Islam Berprestasi

Reporter : Bayu

Ponorogo, beritaplus.id | Malam Penganugerahan PAIS Award 2026 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo sukses digelar di Ponorogo City Center (PCC), Rabu (12/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa karena PAIS Award 2026 disebut sebagai ajang penghargaan bagi insan pendidikan dan Penyuluh Agama Islam yang pertama kali digelar di Jawa Timur, bahkan diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.

Baca juga: Kabag TU Kanwil Kemenag Jatim Tekankan Peningkatan Etos Kerja KUA Ponorogo Kota

Ketua Panitia PAIS Award 2026 sekaligus Kasi PAIS Kemenag Ponorogo, Mahmud, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja, inovasi dan dedikasi para insan pendidikan agama Islam.

“Diselenggarakannya malam Penganugerahan PAIS Award bertujuan memberikan penghargaan bagi insan dan lembaga pendidikan Islam yang berprestasi, inovatif serta berdedikasi tinggi,” kata Mahmud dalam sambutannya.

Menurutnya, para juara umum dalam PAIS Award 2026 juga mendapatkan penghargaan berupa voucher umrah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan pengabdian yang telah diberikan.

Mahmud menegaskan, peran pendidikan agama Islam sangat strategis dalam membentuk karakter, akhlak mulia dan kecerdasan spiritual generasi penerus bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman.

“Para guru, lembaga dan siswa telah menunjukkan komitmen luar biasa untuk terus mengukir prestasi tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, PAIS Award 2026 bukan sekadar seremoni penyerahan piala dan piagam penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi, penghormatan dan pengakuan terhadap dedikasi, inovasi serta kerja keras insan pendidikan agama Islam di Kabupaten Ponorogo.

“PAIS Award 2026 bukan sekadar ceremonial penyerahan piala dan piagam, melainkan sebuah panggung apresiasi, penghormatan dan pengakuan atas dedikasi, inovasi serta kerja keras yang telah didharmabaktikan bagi kemajuan pendidikan agama Islam di Kabupaten Ponorogo,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya malam penganugerahan tersebut.

“Alhamdulillah Kemenag Ponorogo dapat menyelenggarakan malam Penganugerahan PAIS Award 2026. Semoga mendapat rida Allah SWT serta mendapatkan barokah dan manfaat,” ungkapnya.

Mohamad Thohari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kanwil Kemenag Jawa Timur yang hadir memberikan bimbingan dan arahan kepada PAIS Kemenag Ponorogo serta seluruh guru PAI.

Baca juga: Dukung Perjuangan Kafilah Ponorogo di MTQ Nasional XXXI, Kemenag Ponorogo Hadir Langsung di Semarang

Menurutnya, keberhasilan program pendidikan agama Islam tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi antara Kemenag, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan, pengawas sekolah hingga Asosiasi Pengawas Pendidikan Agama Islam (APAI) menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan agama Islam yang berkualitas.

“Kegiatan yang ada di Kemenag berjalan baik dengan adanya asta program atau delapan program prioritas Kemenag, salah satunya bidang pendidikan yakni mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah dan terintegrasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus yang memiliki karakter dan akhlak mulia.

“Peran guru PAIS ini sangat strategis untuk mewujudkan kader generasi yang berakhlakul karimah,” tandasnya.

Apresiasi juga disampaikan Kabid PAIS Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Amak Burhanuddin, M.Pd.I. Ia menilai penyelenggaraan PAIS Award 2026 di Ponorogo merupakan sebuah inovasi yang patut diapresiasi.

“Luar biasa, malam Penganugerahan PAIS Award 2026 merupakan satu-satunya di Jawa Timur. Mudah-mudahan nanti akan menginspirasi kabupaten yang lain,” katanya.

Baca juga: Kemenag Ponorogo Gelar Wisuda 3015 Santri Tahfidz Al-Qur’an MI- MTs-MA se-Kabupaten Ponorogo 

Dengan gaya khasnya, Amak bahkan memuji inovasi yang dilakukan Kemenag Ponorogo.

“Ono ae rek Pak Mahmud iki. Inilah yang namanya sebuah inovasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kemenag terus berupaya memberikan perhatian dan apresiasi terbaik bagi guru-guru Pendidikan Agama Islam di Jawa Timur yang jumlahnya mencapai 31.683 orang.

Rangkaian malam penganugerahan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai kategori lomba, di antaranya lomba video lembaga PAIS berkarakter, video inovasi pembelajaran bahan ajar digital, serta lomba video pidato.

PAIS Award 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, tetapi menjadi pemantik semangat bagi guru, penyuluh, lembaga dan peserta didik untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Ponorogo dan Jawa Timur.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru