Dukung Perjuangan Kafilah Ponorogo di MTQ Nasional XXXI, Kemenag Ponorogo Hadir Langsung di Semarang
Surabaya, beritaplus.id | Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026 resmi bergema dari Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam.
Pembukaan ajang nasional yang berlangsung hingga 20 September 2026 tersebut menjadi momentum syiar Al-Qur’an sekaligus perjumpaan besar para kafilah dari 38 provinsi di Indonesia.
Dari tengah kemeriahan tersebut, dukungan untuk kafilah Jawa Timur turut hadir dari jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Ponorogo H. Thohari, S.Ag, M.M bersama Kepala Seksi Bimas Islam Hayat Prihono Wiyadi,M.H untuk memberikan semangat kepada kontingen Jawa Timur yang berlaga dalam MTQ Nasional XXXI.
Kehadiran Plt. Kepala Kemenag Ponorogo dan Kasi Bimais di ajang MTQ ini menjadi wujud dukungan terhadap agenda keagamaan nasional terbesar tersebut menyaksikan sekaligus memberi dukungan moral kepada para kafilah Ponorogo Jawa Timur.
Pembukaan MTQ Nasional ke-31 di Lapangan Pancasila Simpang Lima berlangsung khidmat dan meriah dibuka bagi masyarakat sehingga kemeriahan MTQ dapat dirasakan secara luas dan tidak terkesan eksklusif.
Pembukaan sebagai puncak rangkaian pembukaan setelah sebelumnya berlangsung Pawai Ta’aruf, registrasi kafilah, pelantikan dewan hakim, serta pembukaan bazar dan pameran MTQ dihadiri para menteri dan pejabat daerah, tokoh agama, serta peserta dari seluruh provinsi.
Sebanyak 2.242 peserta mengikuti MTQ tahun 2026, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 cadangan berlaga di delapan cabang yaitu Seni Baca Al-Qur’an (329), Qira’at (184), Hafalan (331), Tafsir (130), Fahmil Qur’an (196), Syarhil Qur’an (202), Kaligrafi (315), dan KTIQ (64).
Saat ditemui di Kantor nya Senin (14/9/2026), Plt Kepala Kemenag Ponorogo H. Thohari, S.Ag, M.M didampingi Kepala Seksi Bimas Islam Hayat Prihono Wiyadi,M.H mengatakan, kehadiran Kemenag di pembukaan MTQ ke-31 di Semarang dalam rangka memberikan semangat dan motivasi kepada peserta MTQ Nasional yang tergabung dalam Kafilah Provinsi Jawa Timur, khususnya peserta yang berasal dari Kabupaten Ponorogo yaitu Moh. Faiz Nawawi dari MAN 2 Ponorogo.
“Kehadiran kami secara langsung sebagai bentuk dukungan moril sekaligus perhatian terhadap putra daerah yang dipercaya membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional,”ucapnya kepada awak media.
Thohari menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Moh. Faiz Nawawi agar dapat mengikuti rangkaian perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Ia berharap Moh. Faiz Nawawi dari Kabupaten Ponorogo mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa hasil yang membanggakan bagi daerah membawa nama harum Jawa Timur khususnya Kemenag Ponorogo termasuk MAN 2 Ponorogo.
“Yang terpenting adalah memberikan kemampuan terbaik, tetap semangat, percaya diri, dan terus berdoa. Bawa nama baik Jawa Timur dan Kabupaten Ponorogo dengan penuh kebanggaan,” pesannya kepada para peserta Moh. Faiz Nawawi.
Hadirnya Plt. Kemenag Ponorogo bersama Kasi Bimas Islam tersebut diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi Moh. Faiz Nawawi, sehingga mereka semakin termotivasi untuk berjuang dan mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ Nasional ke-XXXI Tahun 2026.
MTQ Nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun generasi yang berkarakter Qur’ani.
“Ke depan berharap muncul kembali generasi penerus qori dan qoriah dari Kota Reog Ponorogo Kota Santri memperluas syiar Islam di tanah air,”paparnya.
Mengusung tema menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban seluruh umat dan masyarakat untuk tidak sekadar membaca dan menghafal Al-Qur'an secara lisan, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui gelaran MTQ ini, diharapkan semangat Al-Qur'an dapat terus menyinari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara menuju tercapainya cita-cita Indonesia Emas,”pungkasnya.(aw)
Editor : Redaksi