Pasuruan, beritaplus.id | Puluhan warga diusir oknum panitia Pekan Raya saat band KOTAK tampil di acara Pekan Raya Kabupaten Pasuruan di Taman Candra Wilwatika, Pandaan, Kamis (24/9/2026) malam. Pengusiran itu terjadi, ketika warga hendak merangsek masuk melalui pintu utama menuju panggung tampilnya band asal Jakarta.
Tidak hanya usir penonton, oknum panitia berseragam kaos warna hitam juga mengusir wartawan ketika mau melakukan peliputan di acara tersebut. Sok jago, si oknum panitia melarang awak media mengambil gambar terjadinya pengusiran warga.
Baca juga: Catatan Buram Pekan Raya Kab. Pasuruan. Kecopetan Hingga Adu Jotos
"Siapa kamu jangan ambil gambar sembarang di tempat ini. Saya ini panitia yang ditugaskan untuk mengamankan kegiatan disini (pekan Raya)," kata oknum panitia dengan nada tinggi.
"Jangankan wartawan siapa siapa pun yang mengambil foto atau gambar dilokasi ini harus ada izin dari panitia," sambungnya sambil menunjukan identitas yang dikenakan dileher.
Pantauan beritaplus.id, dilokasi terlihat ratusan warga memadati pintu utama yang dijaga panitia bersama petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Ketika band KOTAK mulai masuk panggung, warga pun langsung merengsek masuk dekat panggung. Melihat situasi yang tak terkendali itu sejumlah petugas dan panitia langsung mengambil tindakan.
Tyas salah satu warga Prigen mengaku kecewa atas sikap arogansi oknum panitia Pekan Raya. Ia menyebut diusir oleh oknum panitia saat mau melihat band KOTAK tampil sambil membawah dua buah hatinya yang masih kecil. Karena diusir ia pun memilih pulang ke rumah.
"Yo moleh wong diusir karo panitia e, wes omongan e kasar blas gak dhuweh toto kromo. podho menungsane kok sek galak e," ucapnya dengan logat jawa. (dik)
Editor : Redaksi