Lepas Kontingen POPDA 2026, Ponorogo Targetkan Tembus 10 Besar Jawa Timur

Reporter : Bayu

PONOROGO, Beritaplus.id – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menargetkan kontingen daerah mampu menembus peringkat 10 besar dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Jawa Timur Tahun 2026.

Target tersebut disertai peningkatan jumlah atlet yang diberangkatkan. Jika pada POPDA 2024 Ponorogo mengirimkan sekitar 74 atlet, tahun ini jumlah atlet POPDA meningkat menjadi 128 orang.

Baca juga: Kemilau Pekan Raya Ponorogo Digelar 3–6 November 2026, Hadirkan Last Child dan Ndarboy Genk

Pelepasan kontingen berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (28/10/2026). Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Dr. Agus Sugiharto, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, secara resmi melepas para atlet, pelatih, dan manajer yang akan berlaga membawa nama daerah.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo sekaligus Ketua Tim Kontingen Ponorogo, Wakhid Purwanto, menjelaskan bahwa POPDA merupakan agenda olahraga pelajar yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

Menurutnya, jumlah kontingen Ponorogo tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya pada 2024.

“POPDA berlangsung mulai 29 Oktober hingga 11 November 2026. Kabupaten Ngawi menjadi tuan rumah utama. Namun, karena keterbatasan tempat pertandingan, sebagian cabang olahraga juga diselenggarakan di Surabaya dan Kota Madiun,” jelas Wakhid kepada awak media.

Ia menyebutkan, kontingen Ponorogo mengikuti 28 cabang olahraga dalam POPDA 2026. Komposisi tim terdiri atas 128 atlet POPDA, sembilan atlet PEPARPEDA, 39 pelatih dan pendamping POPDA, serta delapan pelatih dan pendamping PEPARPEDA.

Sejumlah cabang olahraga yang diikuti antara lain atletik, pencak silat, renang, selam, tinju, gulat, judo, panahan, tenis meja, tenis lapangan, karate, petanque, balap sepeda, bulu tangkis, mixed martial arts (MMA), bola voli indoor, bola voli pantai, bola basket, panjat tebing, dan sepak takraw.

Wakhid menegaskan, peningkatan jumlah atlet dan persiapan yang dilakukan diharapkan mampu mendongkrak prestasi Ponorogo dibandingkan hasil POPDA 2024, ketika daerah tersebut berada di peringkat ke-26 Jawa Timur.

“Dengan persiapan yang matang dan penambahan jumlah atlet, kontingen Ponorogo menargetkan bisa menembus peringkat 10 besar se-Jawa Timur,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Ponorogo Dr. Agus Sugiharto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan serta mendukung keikutsertaan kontingen Ponorogo dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.

Baca juga: TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Ia berharap target yang telah ditetapkan dapat tercapai melalui kerja keras, disiplin, dan semangat seluruh anggota kontingen.

“Bagaimanapun juga, kita berharap pada tahun 2026 ini, dengan target yang lebih realistis, kontingen Ponorogo dapat menembus jajaran 10 besar. Aamiin,” tandasnya.

Agus juga menitipkan tiga pesan penting kepada para atlet dan seluruh tim yang akan bertanding.

Pertama, menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, kemenangan memang menjadi tujuan dalam sebuah pertandingan. Namun, meraih kemenangan dengan cara yang jujur, terhormat, dan kesatria jauh lebih penting dan bernilai.

Ia meminta seluruh atlet menghormati setiap keputusan wasit serta menghargai lawan yang dihadapi.

Baca juga: Kominfo Ponorogo Deklarasikan Ekosistem Perlindungan Anak di Ruang Digital, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Kedua, memiliki mental juara. Para atlet diminta tidak gentar menghadapi siapa pun lawannya dan menunjukkan karakter masyarakat Ponorogo yang tangguh, berani, disiplin, serta pantang menyerah.

“Jangan pernah gentar menghadapi siapa pun lawan di arena. Tunjukkan karakter masyarakat Ponorogo yang tangguh, berani, berdisiplin, dan pantang menyerah sebelum peluit akhir dibunyikan,” pesannya menyemangati para atlet dan ofisial.

Ketiga, menjaga kesehatan dan solidaritas tim. Agus mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima, kebersamaan, dan kekompakan merupakan modal penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan.

Melalui keikutsertaan dalam POPDA dan PEPARPEDA Jawa Timur 2026, Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap para atlet mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah.

Seluruh anggota kontingen diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, membawa semangat juang, serta membuktikan bahwa atlet pelajar Ponorogo mampu bersaing dan berprestasi di tingkat Jawa Timur.(aw)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru