x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Miris! Uang Hasil Potongan Insentif Dibuat "Ngelencer" Pejabat di Lingkup Pemkab Pasuruan

Avatar Didik Nurhadi

Hukum dan Kriminal

Pasuruan - beritaplus.id | Terungkap di persidangan, hasil potongan insentif pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) kabupaten Pasuruan dibuat nalangi pejabat saat melakukan kunjungan Studi Tiru dalam rangka penerapan E-pendapatan daerah khususnya disetor pariwisata di Banyuwangi. 

Hal itu, disebutkan terdakwa Akhmad Khasani (AK) saat dimintai keterangan dalam sidang lanjutan kasus korupsi insentif BPKPD di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (23/7/2024).

"Dana Rp 405 juta itu, saya gunakan untuk kebutuhan perjalanan dinas. Biasanya di akhir tahun anggaran sudah tutup dan awal tahun, anggaran belum bisa dicairkan makanya ada dana talangan yang digunakan untuk menutupi," kata terdakwa. 

Ia juga membantah, tidak mengetahui potongan tambahan 3-5 persen insentif pegawai. Namun terdakwa mengaku, meminta Kabid P4, Agung Wara untuk menghitung target pendapatan, termasuk besarna insentif di triwulan ke IV. Begitu juga soal skema penghitungannya seperti apa. 

Terdakwa tegaskan lagi, bawah uang yang diterima dari Kabid P4, Agung Wara itu Rp 420 juta, bukan Rp 605 juta. Dan uang itu, digunakan nalangi kegiatan di akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024. 

"Sesen pun saya tidak menggunakan hasil potongan insentif. Semuanya digunakan untuk nalangi kegiatan di Lingkup Pemkab Pasuruan," tegasnya. 

Khasani, sapaan akrabnya menyebut, perjalanan dinas ke Jakarta beserta beberapa staf dan ke Banyuwangi beserta semua OPD, termasuk Camat itu menggunakan uang talangan ini. 

"Hasil potongan itu untuk back up kegiatan ke Jakarta dan Banyuwangi senilai Rp 266 juta sekian, pastinya saya lupa. Yang jelas, uang itu masih ada dan tidak berkurang. Saya tidak menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi," jelasnya.

Ada beberapa kegiatan yang tidak ditanggung uang negara, maka uang hasil penyisihan inilah yang digunakan untuk memback up teman - teman. Misalnya, untuk kegiatan peningkatan kapasitas kerja dan lainnya.

"Untuk ASN ditanggung Negara, tapi untuk THL dan sebagainya tidak bisa, maka kemudian yang digunakan adalah uang hasil penyisihan ini. Dan ini diketahui semuanya, karena atas sepengetahuan pegawai untuk kebersamaan," urainya.  

Diano Vela Fery, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Pasuruan membenarkan kesaksian terdakwa, adanya kegiatan di Jakarta dan Banyuwangi. 

"Kegiatan di Jakarta biaya mandiri. Kalau untuk kegiatan di Banyuwangi koordinatornya Kepala Badan BPKPD. Semuanya dihandle oleh terdakwa," ucapnya.  

Artinya menghandle, jelas Diano panggilan akrabnya, untuk semua keperluan perjalan dinas studi tiru pejabat, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pasuruan, mulai akomodisi, konsumsi, dan lainnya.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Rabu, 21 Jan 2026 19:00 WIB | Peristiwa

Meriah SMKN 1 Sawoo Gelar Creative School Event Grow Together Shine Forever-Tumbuh Bersama Bersinar Selamanya

Ponorogo, beritaplus.id | SMKN 1 Sawoo kembali menegaskan diri sebagai sekolah SMK Pusat Keunggulan yang aktif meraih prestasi dan berkarakter sejak dini. Tak ...
Rabu, 21 Jan 2026 18:46 WIB | Hukum dan Kriminal

Kejari Belum Tetapkan Tersangka. Meskipun Kasus Pungli PT SL Desa Wonosari Naik Penyidikan 

Pasuruan, beritaplus.id | Sampai saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan belum menetapkan satu tersangka pun di kasus dugaan pungutan liar ...
Rabu, 21 Jan 2026 07:07 WIB | Hukum dan Kriminal

Esai reflektif : Menggali Relevansi Psikologi Kontemporer dan Empat Unsur Tradisi Jawa bagi Ilmu Hukum Era Digital

Oleh: Dzulhijjah Fajar, Mahasiswa Hukum Universitas Merdeka Malang Ponorogo – beritaplus.id | Perkembangan ilmu hukum dan psikologi saat ini memperlihatkan c ...
Rabu, 21 Jan 2026 03:09 WIB | Peristiwa

Layanan Kesehatan Terpadu KKN-Kebencanaan Unand di Batu Busuk: Skrining Dini dan Edukasi Kesehatan Masyarakat

  Oleh: Jihan Syakira (Mahasiswa KKN-Kebencanaan Kapalo Koto 7 Universitas Andalas) Padang - Suasana Batu Busuk tampak cukup berbeda sejak pagi hari. Halaman ...
Rabu, 21 Jan 2026 03:06 WIB | Peristiwa

Berangkat dari Pondok Pesantren, IPF Ponorogo Siap Kawal Prestasi Pickleball

Ponorogo, beritaplus.id | Cabang olahraga (cabor) Pickleball di Ponorogo berkembang dari pondok pesantren.  Indonesia Pickleball Federation (IPF) Ponorogo ...
Rabu, 21 Jan 2026 03:04 WIB | Politik dan Pemerintahan

Plt KanKemenag Buka SmeshArt X MTs.N 2 Ponorogo:Wujudkan Pendidikan Yang Unggul, Ramah, Terintegrasi

Ponorogo, beritaplus.id | Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Ponorogo sukses menggelar agenda rutin tahunan SmeshArt X tahun 2026. Istimewanya lagi opening ceremony ...