x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Pasca Dipecatnya Gus Shobih dari PKB. PUSAKA Nilai Wajar Banyak Politisi Tak Punya Prinsip Ideologi Jelas 

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan - beritaplus.id | Menjelang Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) fenomena pindah partai oleh sejumlah politisi di beberapa partai politik. Fenomena ini sering disebut masyarakat sebagai “kutu loncat”. Perilaku kutu loncat sendiri sudah sering terjadi dalam dunia perpolitikan. Terbaru, politisi senior PKB, M Shobih Asrori yang diusung sebagai calon Wakil Bupati Pasuruan partai lain. Kini, "dihabisi" oleh partainya sendiri.

Pemecatan Gus Shobih dari Kader Partai PKB menurut Lujeng Sudarto Direktur Pusat Studi dan Avokasi Kebijakan Publik (PUSAKA), hal yang wajar dan lumrah. "Saya kira Gus Shobih sudah mengetahui resikonya jika kemudian ada reaksi organisatoris dari PKB," kata Lujeng pada awak media, Selasa (20/8/2024). 

Gus Shobih nyalon atau diusung dari partai lain itu hak politik yang bersangkutan. Selanjutnya PKB memberi sanksi pemecatan sebagai bentuk sikap menjaga marwah partai juga sesuatu yang logis. Akan tetapi, fakta penyeberangan Gus Shobih dan reaksi pemecatan dari PKB itu juga hak publik untuk melakukan penilaian secara kritis.

"Apakah pilihan politik Gus Shobih dinilai sebagai oportunisme politik kutu loncat, apakah itu dinilai sebagai kewajaran dalam sistem politik demokrasi sepenuhnya adalah hak publik, begitu pula apa pemecatan yg dilakukan oleh PKB akan dinilai sebagai hal yang reaktif dan berlebihan, atau akan dinilai sebagai upaya penegakan aturan berpartai juga hak publik," papar Lujeng. 

Ia menilai, secara paradigmatik, sekalipun hak politik itu intrinsik dalam berdemokrasi tetapi bahwa berpartai atau berpolitik itu membutuhkan etika. 

"Fenomena kutu loncat itu menandakan bahwa sinyalemen dari filsuf Daniel Bell bahwa ideologi telah mati; the end of ideology itu menjadi faktual karena disebabkan banyak politsi yanh tidak punya prinsip ideologi yang jelas," urainya. 

Sebelumnya, DPC PKB Kabupaten Pasuruan resmi memperhentikan Gus Shobih dari Kader PKB. Keputusan diambil setelah DPC menerima SK dari DPP PKB sesuai Surat Nomer 36126/DPP/01/VIII/2024 tentang penetapan pemberhentian M Shobih Asrori dari keanggotan PKB. Surat ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPP PKB. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan dua periode ini menyebut, surat kedua nomor 36127/DPP/01/VIII/2024 tentang persetejuan pergantian calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Pasuruan atas nama M Shobih Asrori.

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Feb 2026 11:04 WIB | Peristiwa

Pengurus Ranting Bukit  Bambe Driyorejo Kirim Doa Untuk KH Abdul Azis

Gresik, Beritaplus.id - Kabar duka tengah menyelimuti warga Desa Bambe Driyorejo, pasalnya mereka baru saja ditinggal KH. Abdul Azis seorang tokoh ulama di ...
Rabu, 04 Feb 2026 09:43 WIB | Politik dan Pemerintahan

PKB Pasuruan Silaturahmi Politik ke Mas Rusdi. Berkomitmen Bangun Pasuruan

Pasuruan, beritaplus.id | Berkomitmen bangun Pasuruan ke depan. Jajaran Pengurus Dewan Pengurus Cabang ( DPC ) PKB Kabupaten Pasuruan silaturahmi politik ke ...
Rabu, 04 Feb 2026 08:00 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Gandeng Cempaka Foundation Melakukan Konservasi Hutan

Pasuruan, beritaplus.id | Memulihkan hutan di wilayah setempat, Pemkab Pasuruan berkaborasi dengan Cempaka Foundation meresmikan Program Konservasi Hutan dan ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:49 WIB | Peristiwa

Alip Sugianto: FPK Ponorogo Silaturohim ke Pesantren Darul Huda Mayak

Ponorogo, beritaplus.id | Alip Sugianto, ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ponorogo beserta jajaran pengurus sowan Kiai di Pondok Pesantren ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:47 WIB | Peristiwa

Panitia Tegaskan Konser Amal 1 Irama Tetap Digelar dengan Mengedepankan Nilai Religius

SAMPANG,Beritaplus.id — Panitia pelaksana Konser Amal 1 Irama Peduli Nusantara memastikan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 tetap b ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:41 WIB | Politik dan Pemerintahan

Satgas MBG Sampang Tegaskan Pengawasan Ketat, Warga Diminta Laporkan Menu Tak Layak

SAMPANG,Beritaplus.id - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan kelayakan menu makanan yang dibagikan ...