x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Galian C Ilegal di Dua Kecamatan Kabupaten Rohil Meresahkan Warga

Avatar Sudarno

Peristiwa

Penggalian tanah bukit atau galian C di Desa Bantayan, Kecamatan Batu Hampar, dan Desa Jumrah, Desa Lenggadai Hulu, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, meresahkan warga sekitar. Galian tersebut, diduga tidak memiliki izin penambangan atau ilegal.

Proyek penggalian itu terlihat sangat bebas beroperasi. Padahal galian C mengeruk tanah yang melibatkan puluhan truk yang keluar masuk mengangkut tanah. Namun terkesan bebas dan tak tersentuh hukum. Bahkan terkesan tidak ada penertiban dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil.

Aktivitas tambang yang setiap hari tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan warga dan kesehatan lingkungan. Sebab, tambang tersebut berada didekat lingkungan warga.

Adanya tambang yang lalu lalang di wilayah tersebut berdampak buruk terhadap fasilitas jalan. Karena pemakai jalan tidak nyaman, sebab tanah galian berceceran di jalan menyebabkan jalan licin dan debu-debu tanah masuk kedalam rumah warga.

Tanah galian ini diketahui untuk kepentingan penimbunan jalan dan lokasi pengeboran PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kabupaten Rohil.

"Masyarakat sudah melaporkan masalah ini ke Polres Rohil. Karena kami terkena imbas dari penggalian ini. Tapi tidak ada tanggapan dari pihak yang berwajib," kata salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Kamis (12/9/2024).

Ia mengatakan, warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau turun langsung untuk mengecek keberadaan galian tersebut.

"Galian C hasil penambangan yang diangkut truk berceceran di jalan. Akibatnya debu sering mengganggu aktivitas jual beli di warung-warung yang berada di sisi jalan. Selain ceceran tanah dari truk membuat jalan dipenuhi tanah," ucapnya.

Ia menuturkan, pemilik galian C di Desa Lenggadai Hulu bernama Udin dan di Desa Bentayan bernama Ijal. Tanah timbun dibeli oleh PT Pertamina Hulu Rokan untuk kepentingan penimbunan jalan dan lokasi pengeboran.

"Pemilik galian C bernama Udin pernah ditangkap kasus galian C. Setelah keluar 2 tahun lalu diduga bermain kembali dibisnis ilegal tersebut. Masyarakat sudah melapor kan ke Polres Rokan Hilir," tutupnya. (Anhar)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Selasa, 03 Feb 2026 14:38 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pasca Darurat Banjir di Gempol. Lek Sul minta Pemkab Tanggap

Pasuruan, beritaplus.id | Pasca banjir di wilayah Gempol, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan ...
Selasa, 03 Feb 2026 06:40 WIB | TNI dan Polri

Akhiri Praktik Pasung, Polres Ponorogo Evakuasi ODGJ dan Kirim ke RSJ

Ponorogo, beritaplus.id – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur menunjukkan langkah tegas dan humanis dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih d ...
Selasa, 03 Feb 2026 05:08 WIB | TNI dan Polri

Bentuk Cinta Kasih Sesama. Polres Pasuruan Kota Beri Bantuan Modal ke Ibu Mempunyai Anak Disabilitas 

Pasuruan, beritaplus.id | Sebagai bentuk cinta kasi terhadap sesama. Polres Pasuruan Kota memberikan modal usaha ke seorang ibu yang mempunyai anak mengalami ...
Senin, 02 Feb 2026 19:02 WIB | Politik dan Pemerintahan

Usut Kasus Pungli PT SL. Kades Wonosari dan Ketua Pokmas Diperiksa Kejari 

Pasuruan, beritaplus.id | Tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Pasuruan kembali panggi dua orang yakni Kades Wonosari, Herlambang dan Ketua ...
Senin, 02 Feb 2026 17:28 WIB | Peristiwa

BHS Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu Serta Mengajak Peduli Terhadap Sesama  

Pasuruan, beritaplus.id | Organisasi masyarakat (ormas) Berkah Hasana Sosial (BHS) menggelar bakti sosial (baksos) dengan menyantuni puluhan anak yatim piatu ...
Senin, 02 Feb 2026 15:24 WIB | TNI dan Polri

Polres Pasuruan Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026

Pasuruan Kota, beritaplus.id – Polres Pasuruan Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 pada Senin (2/2/2026) pukul 08.00 WIB, b ...