x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Cuitan Provokatif Tersebar di Group WAG. PUSAKA Menilai Si Pembuat Cuitan "Isi Otaknya Minim"

Avatar Didik Nurhadi

Peristiwa

Pasuruan, beritaplus.id | Suhu politik jelang Pilkada Kabupaten Pasuruan mulai memanas. Antar pendukung Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati saling 'serang' di aplikasi group WhatsApp (WAG).

Namun, ada salah satu cuitan yang berpotensi provokatif di akun misterius yang bernama "Sahabat Rusdi" disebuah WAG “Pasuruan Raya Bersatu”.

Diakun tersebut, aksi pelaporan oleh sejumlah NGO ke pihak Bawaslu soal dugaan adanya MoU politik antara salah satu Calon Bupati dengan PPDI Pasuruan beberapa hari lalu adalah aksi bayaran yang dilakukan oleh LSM Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan Publik (PUSAKA).

Cuitan dinilai provokatif, langsung direspon, Lujeng Sudarto, Direktur PUSAKA. Menurutnya, tuduhan itu tidak mendasar dan berbau provokatif.

"Secara pribadi saya tidak begitu tertarik menanggapi tuduhan-tuduhan absurd yang tidak mendasar. Saya anggap itu bagian dari kritik terhadap saya pribadi dan juga PUSAKA," ujar Lujeng pada awak media, Sabtu (14/9/2024).

Pihaknya lebih fokus mengawal proses demokrasi di Kabupaten Pasuruan. Serta menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas organisasi. "PUSAKA tidak akan terganggu cuitan-cuitan tidak berkualitas," ujar Lujeng.

Justru, ia menilai, yang membuat cuitan di group WAG isi otaknya minim. Buktinya, cuitan-cuitan tidak berbobot dan asal jeplak. "Rupanya yang membuat cuitan di group WAG itu otak sama mulut tidak konek," sindirinya.

Sementara itu, Aris Jayadi, Divisi Advokasi PUSAKA menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan investigasi internal.

"Kami akan melakukan investigasi atas tuduhan-tuduhan itu," kata Aris.

Aris tegaskan, pihak akan melakukan pendalaman. "Jika ditemukan adanya perilaku yang bertentangan dengan visi misi PUSAKA, baik itu melanggar hukum maupun kode etik organisasi, kami akan segera mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya.

Namun, jika tuduhan tersebut tidak terbukti, PUSAKA akan mempertimbangkan langkah-langkah hukum untuk melindungi nama baik organisasi. "Kami tidak menutup kemungkinan untuk melakukan upaya hukum karena tuduhan-tuduhan ini harus diklarifikasi demi menjaga integritas dan reputasi organisasi," tambahnya.

Terkait identitas pemilik akun “Sahabat Rusdi”, Aris menyatakan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan penyidik untuk mengungkap siapa admin grup WhatsApp tersebut dan siapa yang memasukkan nomor tak dikenal ke dalam grup.

Berdasarkan UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), penyebaran informasi yang bertujuan menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan dapat dikenakan sanksi pidana.

Oleh karena itu, pihak mengajak kepada masyarakat agar untuk berhati-hati serta bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial yang belum tahu kebenarannya. Gunakan media sosial itu dengan akal sehat dan beretika. 

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Rabu, 04 Feb 2026 15:49 WIB | Peristiwa

Imam Saifudin Buka Zapo Competition 2026 SMPN 1 Ponorogo Waktunya Unjuk Bakat dan Prestasi

Ponorogo - beritaplus.id | Kembali SMPN 1 yang dipimpin Imam Saifudin, S.Pd., M.Or menggelar Zapo Competition 2026 sebuah event yang menawarkan berbagai lomba ...
Rabu, 04 Feb 2026 15:45 WIB | Politik dan Pemerintahan

Camat Gempol, Mengapresiasi Peran Aktif Ketua DPRD Penanganan Banjir 

Pasuruan, beritaplus.id | Pasca banjir di wilayah Gempol, jadi perhatian serius Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Politisi senior PKB ini langsung ...
Rabu, 04 Feb 2026 11:04 WIB | Peristiwa

Pengurus Ranting Bukit  Bambe Driyorejo Kirim Doa Untuk KH Abdul Azis

Gresik, Beritaplus.id - Kabar duka tengah menyelimuti warga Desa Bambe Driyorejo, pasalnya mereka baru saja ditinggal KH. Abdul Azis seorang tokoh ulama di ...
Rabu, 04 Feb 2026 09:43 WIB | Politik dan Pemerintahan

PKB Pasuruan Silaturahmi Politik ke Mas Rusdi. Berkomitmen Bangun Pasuruan

Pasuruan, beritaplus.id | Berkomitmen bangun Pasuruan ke depan. Jajaran Pengurus Dewan Pengurus Cabang ( DPC ) PKB Kabupaten Pasuruan silaturahmi politik ke ...
Rabu, 04 Feb 2026 08:00 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Gandeng Cempaka Foundation Melakukan Konservasi Hutan

Pasuruan, beritaplus.id | Memulihkan hutan di wilayah setempat, Pemkab Pasuruan berkaborasi dengan Cempaka Foundation meresmikan Program Konservasi Hutan dan ...
Selasa, 03 Feb 2026 18:49 WIB | Peristiwa

Alip Sugianto: FPK Ponorogo Silaturohim ke Pesantren Darul Huda Mayak

Ponorogo, beritaplus.id | Alip Sugianto, ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ponorogo beserta jajaran pengurus sowan Kiai di Pondok Pesantren ...