x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Serapan Anggaran di Diskominfo Minim. Komisi I Beri Catatan Buruk

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan, beritaplus.id | Minimnya serapan anggaran di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan yang hanya 60,18 persen pada program publikasi di Media Massa jadi sorotan Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan. Bahkan, komisi Membidangi Pemerintahan dan Hukum memberikan catatan 'buruk'.

Catatan itu, disampaikan anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman dalam rapat kerja bersama mitranya, Jumat (29/11/2024).

Ia mengatakan, salah satu faktor penyebab anggaran tak terserap maksimal yakni perencanaan yang kurang matang. Akibatnya, beberapa program tidak berjalan sesuai target. "Tak terserapnya anggaran secara maksimal. Karena perencanaannya kurang matang," ungkap dia.

"Hal lain adanya perubahan program itu sendiri. Atau soal SDMnya yang kurang," celetuknya.

Politisi Gerindra asal Pandaan menilai, minimnya serapan anggaran pada Diskominfo menyebabkan besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) di akhir tahun. Ia menyebut, perencanaan program tersebut bisa dikatakan 'gagal'.
"Jadi ini yang harus diperhatikan Diskominfo agar serapan anggaran bisa maksimal. Dituruti anggaran sak mono gak iso ngentekno kok kate jaluk tambahan anggaran mane," kata Kasiman logat jawanya.

Dikesempatan sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris mengakui rendahnya serapan anggaran pada program publikasi ini. Ia berdalih, adanya limpahan anggaran SiLPA pada Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

"Ada limpahan anggaran cukai dari Satpol PP," kata Ridwan Haris.

"Jumlah total anggaran iklan cukai untuk media massa senilai Rp 3 miliar lebih," jelasnya.

Mantan Camat Gempol, menjelaskan, serapan anggaran iklan cukai baru mencapai 60,18 persen. Dengan sisa waktu mepet, ia berusaha semaksimal mungkin agar anggaran tersebut terserap semua. Haris mengakui, tidak mungkin semua anggaran akan terserap 100 persen.

Apakah tidak terserapnya anggaran iklan cukai ini bisa dikatakan gagalnya perencanaan program. Langsung dibantah Haris. Menurutnya, rencana awal sudah sesuai pelaksanaan. Ia menjelaskan, anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024-2025 di Diskominfo digunakan kegiatan dan operasional. Ada juga juga pembelian barang, contohnya publikasi banner di 24 Kecamatan yang nilai Rp 120 juta. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Jumat, 30 Jan 2026 18:06 WIB | Hukum dan Kriminal

Kecewa Kinerja Satreskrim, BRN Jatim Akan Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan

Kecewa Kinerja Satreskrim, BRN Jatim Akan Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan ...
Jumat, 30 Jan 2026 17:41 WIB | Peristiwa

Semarak PAC GP Ansor Ponorogo Gelar Peringatan Satu Abad NU Fest 100 Tumpeng 

Ponorogo, beritaplus.id | Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ponorogo menggelar peringatan satu abad NU Fest bertempat di panggung Ekraf ...
Jumat, 30 Jan 2026 17:01 WIB | Peristiwa

Perkara Gugatan Pengadaan Kendaraan MBG, Berakhir Damai Melalui Mediasi

Pasuruan, beritaplus.id | Gugatan perdata yang dilayangkan Anjar Supriyanto ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Pasuruan, akhirnya membuahkan hasil melalui mediasi ...
Jumat, 30 Jan 2026 14:21 WIB | Politik dan Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Nik Sugiharti sebagai Ketua DPD Golkar

Pasuruan, beritaplus.id | Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat menyampaikan ucapan selamat dan mengaprisiasi atas terpilihnya Nik Sugiharti sebagai ...
Jumat, 30 Jan 2026 04:25 WIB | Peristiwa

SMA Muhipo Ponorogo Gelar MPSC Pertama Digelar Peserta Lampaui Target

Ponorogo - beritaplus.id | SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo punya komitmen dan konsisten yang tinggi dalam menumbuh kembangkan berbagai potensi minat dan bakat ...
Jumat, 30 Jan 2026 04:21 WIB | Peristiwa

Pimpin Partai Golkar Kab. Pasuruan. Nik Sugiharti Siap Kolaborasi

Pasuruan - beritaplus.id | Nik Sugiharti akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan yang digelar ...