x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Sejumlah Kades dan Perangkat di Pasuruan Menjerit. Tiga Bulan Belum Gajian

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan, beritaplus.id | Belum cairnya alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) membuat sejumlah kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Pasuruan menjerit. Gaji atau penghasilan tetap (siltap) kades dan perangkat desa juga belum bisa dicairkan selama 3 bulan ini.

"Iya benar tiga bulan seluruh Kades di Pasuruan belum menerima gaji," ungkap salah seorang Kades di Kecamatan Gempol yang namanya enggan disebutkan, Senin (17/3/2025).

Belum gajian Kades dan perangkat desa di Pasuruan. Karena Alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) belum turun. "Ini jadi penyebab tersendatnya siltap kades dan perangkat serta operasional kegiatan kerja pemerintah desa di Pasuruan," sambungnya.

Menurut dia, kekecewaan para perangkat desa itu sangat mendasar. Siltap seharusnya diterima setiap bulannya, kini mengalami keterlambatan.

Keterlambatan gaji kades dan perangkat juga dialami di desa, Kecamatan Purwodadi. Salah seorang Kades mengaku belum menerima gaji selama tiga bulan. Untuk penuhi kebutuhan sehari-harinya dirinya terpaksa utang sana-sini. "Tiga bulan belum menerima gaji. Bukan hanya saya perangkat desa juga sama," ujar dia.

Dirinya berharap agar siltap yang tertunggak bayar ini segera bisa dicairkan penuh selama 3 bulan, apalagi ini menjelang bulan puasa, kebutuhan keluarga semakin meningkat. Pihaknya juga berharap bulan-bulan selanjutnya siltap bisa dibayar tepat waktu.

"Kami ingin proses pemerintahan desa, khususnya pelayanan kepada masyarakat di desa tetap berjalan dengan baik, jangan sampai akibat adanya keterlambatan pencairan ini terjadi kegaduhan sehingga menghambat pelayanan masyarakat. Namun kami juga tidak bisa menghalang-halangi jika perangkat desa harus turun ke jalan untuk menuntut hak-hak perangkat," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan segera melakukan validasi agar persoalan ini terselesaikan. "Jangan sampai molornya ADD berimbas pada pelayanan masyarakat di pemerintahan desa," tegasnya.

Selain siltap, politisi PKB asal Purwosari berpesan BPJS Kesehatan yang berfungsi memberikan jaminan pengobatan saat perangkat desa sakit juga diperhatikan.

"Kesehatan bagi kades dan perangkat desa harus diperhatikan. Percuma kalau punya kartu BPJS tidak bisa dipakai berobat," pungkasnya. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Jumat, 23 Jan 2026 19:18 WIB | Peristiwa

Dorong Lahirnya SDM Unggul, Program “Gerakan Madura Maju” Fokuskan Siswa Sampang ke Perguruan Tinggi

Sampang - beritaplus.id | Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pulau Madura.  Salah ...
Jumat, 23 Jan 2026 11:49 WIB | Politik dan Pemerintahan

Bupati Sampang Lantik Nor Alam sebagai Kadisdik, Dorong Reformasi Menyeluruh Dunia Pendidikan

SAMPANG, Beritaplus.id - Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Nor Alam sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten ...
Jumat, 23 Jan 2026 10:08 WIB | Hukum dan Kriminal

Marak Sabung Ayam di Wilayah Polsek Sedati Sidoarjo

Marak Sabung Ayam di Wilayah Polsek Sedati Sidoarjo ...
Jumat, 23 Jan 2026 09:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Kerangka Manusia Misterius di Camplong Diteliti Tim DVI Polda Jatim

SAMPANG, Beritaplus.id – Misteri penemuan kerangka manusia di Dusun Gayam Desa Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang mulai terkuak setelah Tim DVI Polda ...
Jumat, 23 Jan 2026 04:27 WIB | Politik dan Pemerintahan

Plt. Bupati Ponorogo Kukuhkan Bunda PAUD, Perkuat Pendidikan Karakter dan Pelestarian Budaya Sejak Dini

Ponorogo, beritaplus.id | Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan, dan Desa Kamis (22/1/2026) di Gedung ...
Kamis, 22 Jan 2026 20:47 WIB | Peristiwa

Bupati Jombang Launching Distribusi SPPT PBB-P2 Tahun 2026 dan Inovasi QR Code

Jombang - beritaplus.id |  Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) ...