x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

MCS Dorong Inspektorat Sampang Maksimalkan Peran APIP Kawal Tata Kelola Pemerintahan

Avatar Ida Djumila

Politik dan Pemerintahan

SAMPANG, Beritaplus.id | Media Center Sampang (MCS) menggelar audiensi dengan Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang untuk membahas peran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) yang dinilai belum optimal dalam mengawal tata kelola pemerintahan, baik di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) maupun desa.

Audiensi yang berlangsung di kantor Inspektorat tersebut dihadiri seluruh divisi MCS serta dipimpin langsung oleh Kepala Inspektorat, Ariwibowo Sulistyo. Pertemuan menyoroti berbagai permasalahan yang kerap muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Ketua MCS, Fathor Rohman, menegaskan bahwa tujuan audiensi adalah mendorong Inspektorat agar lebih luas dan tegas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Ia menilai pengawasan selama ini terkesan stagnan dan belum menyentuh seluruh OPD maupun desa.

“Dari penjelasan tadi, ternyata tidak semua OPD dan desa benar-benar dikawal. Bahkan hanya sekitar 30 persen dari yang seharusnya diawasi. Masalah di desa sering muncul, mulai dari lemahnya komitmen, karakter aparatur, hingga tata kelola yang buruk. MCS berharap ada kolaborasi agar aparatur bisa bekerja sesuai aturan, tidak terjebak praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), dan terhindar dari masalah hukum,” tegas Fathor.

Ia menambahkan, sinergi dengan Inspektorat juga penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus mendukung program MCS dalam mendorong keterbukaan informasi publik sehingga masyarakat desa lebih yakin terhadap kinerja pemerintahan.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Sampang, Ariwibowo Sulistyo, menyambut baik dukungan MCS. Menurutnya, media memiliki peran strategis karena banyak laporan dan pengaduan publik yang dapat dijadikan dasar pemeriksaan maupun audit Inspektorat.

Ariwibowo menyebutkan sedikitnya ada tiga permasalahan mendasar di desa, yakni kompetensi kepala desa dan perangkatnya, integritas aparatur, serta sistem tata kelola keuangan. Ia menekankan perlunya perubahan pengelolaan keuangan desa secara non-tunai dan melalui rekening agar lebih transparan.

“Harapan kami, dengan pembinaan dan pengawasan berkelanjutan, akan ada perubahan signifikan. Memang ada desa yang sudah berubah ke arah lebih baik, tapi masih banyak juga yang belum,” ungkapnya.

Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Inspektorat dan MCS. Kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi pengawasan dan keterbukaan informasi demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, serta berpihak pada masyarakat.

Melalui penguatan peran APIP, diharapkan kesadaran dan kinerja aparatur pemerintahan semakin meningkat sehingga mampu mencegah terjadinya penyimpangan, praktik korupsi, serta potensi kerugian negara.(fen) 

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Sabtu, 07 Feb 2026 18:51 WIB | Politik dan Pemerintahan

Penanganan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD Kab. Pasuruan Lelet

Pasuruan, beritaplus.id | Penangan pelanggaran kode etik yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) terhadap AAU anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, dinilai lelet. ...
Sabtu, 07 Feb 2026 15:52 WIB | Peristiwa

SMAN 2 Ponorogo Gelar Smada Scout Competition XX Tahun 2026, Diikuti 1.177 Peserta Se-Karesidenan Madiun

Ponorogo, beritaplus.id | SMA Negeri 2 Ponorogo kembali mengulang sukses dengan menggelar kegiatan kepramukaan yang bertajuk Smada Scout Competition (SSC) ...
Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB | Peristiwa

Tasyakuran HUT Ke-119 SDN Mangkujayan 1 Tampilkan Talenta dan Makan Bersama

Ponorogo, beritaplus.id | Puncak peringatan HUT ke-119 SD Negeri 1 Mangkujayan Ponorogo berlangsung meriah bertabur hadiah.. Sekolah yang dinahkodai Mochtar ...
Sabtu, 07 Feb 2026 11:22 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

Ponorogo,beritaplus.id – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami l ...
Jumat, 06 Feb 2026 23:14 WIB | Hukum dan Kriminal

Esai reflektif Dzulhijjah Fajar : KUHP Nasional Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana Indonesia

Malang - beritaplus.id | Per 2 Januari 2026, sistem hukum pidana Indonesia resmi memasuki era baru dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ...
Jumat, 06 Feb 2026 20:06 WIB | Peristiwa

Forum Evaluasi RSMZ, Pemkab Sampang Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sampang - beritaplus.id | Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar forum diskusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ), ...