x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

Petunjuk Mimpi Bikin Geger, Makam Misterius di Sampang Akhirnya Dibongkar

Avatar Ida Djumila

Politik dan Pemerintahan

SAMPANG, Beritaplus.id – Polemik munculnya makam misterius tanpa identitas di area pemakaman keramat Bhuju’ Lanceng, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, akhirnya menemukan titik temu.

Melalui musyawarah yang dipimpin Lurah Dalpenang Mohammad Junaidi, Selasa (16/9/2025), seluruh pihak sepakat bahwa makam baru tersebut harus dibongkar dan area dikembalikan ke bentuk semula, sebagaimana sebelum adanya pembangunan makam baru.

Musyawarah digelar di kantor kelurahan dan dihadiri aparat kepolisian, TNI, ulama, kiai, tokoh masyarakat, perwakilan Disporabudpar Sampang, serta warga setempat.

Sosok pembuat makam, Zinol, mengaku tindakannya didasari oleh “petunjuk mimpi” yang diyakininya sebagai perintah spiritual. Ia bahkan melakukan ritual 41 hari sebelum akhirnya mendirikan makam sepanjang tiga meter di lokasi yang sejatinya merupakan tempat istirahat para peziarah.

“Saya mendapat petunjuk dalam mimpi untuk membuat makam itu. Biayanya saya tanggung sendiri, sedangkan pengerjaannya dibantu teman,” kata Zinol.

Namun, pengakuan itu justru menimbulkan keresahan. Sebab, warga meyakini selama ini hanya ada satu makam di area tersebut, yaitu Bhuju’ Lanceng atau Sayyid Abdurrahman Sholeh, tokoh penyebar Islam di Sampang.

Lurah Dalpenang Mohammad Junaidi menegaskan hasil musyawarah bersifat final.
“Alhamdulillah masalah ini sudah selesai secara kekeluargaan. Kesepakatannya, makam baru dikembalikan ke bentuk semula, dan kondisi Bhuju’ Lanceng tetap terjaga sebagaimana adanya. Harapannya tidak ada lagi tindakan sepihak yang menimbulkan polemik,” tegasnya.

Kepala Disporabudpar Sampang melalui Kabid Kebudayaan, Abd Basith, menyambut baik langkah damai tersebut. Menurutnya, Bhuju’ Lanceng memiliki nilai sejarah dan religius yang harus dilestarikan.
“Musyawarah ini contoh bijak. Pemerintah siap mendampingi warga untuk menjaga kelestarian situs sejarah ini,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi keputusan tersebut. Mereka berharap, dengan kembalinya kondisi seperti semula, warga dapat kembali tenang dan fokus menjaga warisan sejarah tanpa adanya kesalahpahaman.(fen)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Sabtu, 07 Feb 2026 15:52 WIB | Peristiwa

SMAN 2 Ponorogo Gelar Smada Scout Competition XX Tahun 2026, Diikuti 1.177 Peserta Se-Karesidenan Madiun

Ponorogo, beritaplus.id | SMA Negeri 2 Ponorogo kembali mengulang sukses dengan menggelar kegiatan kepramukaan yang bertajuk Smada Scout Competition (SSC) ...
Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB | Peristiwa

Tasyakuran HUT Ke-119 SDN Mangkujayan 1 Tampilkan Talenta dan Makan Bersama

Ponorogo, beritaplus.id | Puncak peringatan HUT ke-119 SD Negeri 1 Mangkujayan Ponorogo berlangsung meriah bertabur hadiah.. Sekolah yang dinahkodai Mochtar ...
Sabtu, 07 Feb 2026 11:22 WIB | TNI dan Polri

Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

Ponorogo,beritaplus.id – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami l ...
Jumat, 06 Feb 2026 23:14 WIB | Hukum dan Kriminal

Esai reflektif Dzulhijjah Fajar : KUHP Nasional Resmi Berlaku, Tandai Babak Baru Hukum Pidana Indonesia

Malang - beritaplus.id | Per 2 Januari 2026, sistem hukum pidana Indonesia resmi memasuki era baru dengan berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ...
Jumat, 06 Feb 2026 20:06 WIB | Peristiwa

Forum Evaluasi RSMZ, Pemkab Sampang Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sampang - beritaplus.id | Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar forum diskusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ), ...
Jumat, 06 Feb 2026 15:30 WIB | Politik dan Pemerintahan

Pansus Real Estate Terkejut. Lahan Pengganti di Malang Bukan Hutan Tapi Tanah Kosong  

Pasuruan, beritaplus.id | Tim Panitia Khusus (Pansus) Real Estate Prigen DPRD Kabupaten Pasuruan dibuat terkejut saat kunjungi lahan pengganti di Malang. ...