x beritaplus.id skyscraper
x beritaplus.id skyscraper

F PDI P Siap Kawal Aspirasi Warga Tiga Kelurahan. Soal Penolakan Pembangunan Real Estate di Lereng Arjuno

Avatar Didik Nurhadi

Politik dan Pemerintahan

Pasuruan, beritaplus.id | Anggota Fraksi PDI P DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiyanto menyatakan sikap siap mengawal aspirasi warga di tiga Kelurahan, Kecamatan Prigen. Dengan membentuk tim pansus (Panitia Khusus) yang rencananya akan didok pada pekan depan.

"Insyaallah Minggu depan pembentukan pansus terkait rencana pembangunan real estate di lereng gunung Arjuno-Welirang didok," kata Sugiyanto saat menghadiri petisi dukungan selamatkan hutan kita yang digelar di posko kawasan Tretes-Prigen, Sabtu (25/10/2025) malam.

Menurutnya, pembentukan pansus sangat diperlukan untuk mengurai benang merah. "Alkamdulillah semua unsur pimpinan dewan di DPRD Kabupaten Pasuruan menyetujui pembentukan pansus tersebut," ujar dia.

Ia juga menyatakan sikap, mengawal persoalan ini sampai pusat (Jakarta). "Apabila diperlukan kita akan aspirasi warga sampai ke tingkat pusat," tegas Sugiyanto.

Sugiyanto menilai, rencana pembangunan real estate di kawasan hutan lereng gunung Arjuna-Welirang berpotensi terjadi kerusakan ekosistim hutan. Ia menyebut, mendapat supprot dari unsur pimpinan dan semua fraksi di DPRD Kabupaten Pasuruan. "Mayoritas fraksi di dewan mendukung pembentukan pansus ini," tandasnya.

Ia berharap, semoga perjuangan masyarakat di tiga Kelurahan, Kecamatan Prigen dalam melindungi dan melestarikan hutan terwujud.

Pernyataan sikap yang sama juga dikatakan Priya Kusuma Aliansi Gerakan Masyarakat Peduli Hutan (GEMA DUTA), bawah rencana pembangunan real estate di lereng gunung Arjuna-Welirang mengancam terjadi kerusakan hutan. Untuk itu, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat di tiga kelurahan kecamatan Prigen bergandengan tangan melindungi hutan. "Kami warga tiga kelurahan di kecamatan Prigen kompak menyatakan sikap menolak keras rencana pembangunan real estate di lereng Arjuno-Welirang," tandasnya.

Ia pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut kasus alih fungsi kawasan hutan tersebut. "APH harus segera mengusut kasus ini sampai tuntas. Ada dugaan tukar guling kawasan hutan di sesuai aturan hukum," pungkasnya. (dik)

Editor : Ida Djumila

Artikel Terbaru
Minggu, 25 Okt 2026 18:58 WIB | Hukum dan Kriminal

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya

Penonton Balapan Sepeda Dibacok, Korban Didampingi Dodik Firmansyah Lapor Polrestabes Surabaya ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:55 WIB | Ekbis dan Hiburan

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, beritaplus.id - Di tengah tantangan persaingan usaha yang semakin ketat, sejumlah UMKM binaan Pertamina menunjukkan bahwa bisnis tidak hanya dapat ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

DPD PSI Pasuruan Gelar Konsolidasi dan Bimtek Persiapan Verifikasi Parpol 

Pasuruan - beritaplus.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pasuruan menggelar konsolidasi dan bimbingan teknis ...
Minggu, 25 Okt 2026 15:40 WIB | Peristiwa

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim Ponorogo Gelar Prima Run 2026, Diikuti 1.300 Peserta

PONOROGO, Beritaplus.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0802/Ponorogo menggelar l ...
Sabtu, 24 Okt 2026 16:32 WIB | Hukum dan Kriminal

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah

Dugaan Penipuan Pengurusan SHM di Surabaya, Sejumlah Korban Klaim Rugi Ratusan Juta Rupiah ...
Sabtu, 24 Okt 2026 11:16 WIB | Politik dan Pemerintahan

TPA Mrican Baru Seluas 9,4 Hektare Segera Dibangun, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

PONOROGO, Beritaplus.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam mengatasi persoalan sampah mulai menemukan titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) B ...